Langsung ke konten utama

KASUS CURAS DI LINTANG KANAN TERUNGKAP, TEAM ELANG POLRES EMPAT LAWANG RINGKUS PELAKU DALAM 24 JAM



EMPAT LAWANG – Gerak cepat Team Elang Sat Reskrim Polres Empat Lawang kembali membuahkan hasil. Seorang pria berinisial JS (30), warga Desa Babatan, berhasil diringkus polisi setelah diduga melakukan tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) terhadap seorang remaja di Jalan Desa Babatan, Kecamatan Lintang Kanan.

Kapolres Empat Lawang melalui Plh Kasat Reskrim, Eko Setiawan, S.H., M.Si., didampingi Kanit Pidum Ipda Mohd Yulius Saputra, S.H., C.PHR., mengonfirmasi penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi nomor: LP / B – 88 / III / 2026 / SPKT / Polres Empat Lawang, tertanggal 07 Maret 2026.

Peristiwa bermula pada Jumat (06/03/2026) sekitar pukul 15.15 WIB. Saat itu, korban H (15) sedang melintas menggunakan sepeda motor bersama adiknya untuk mengantar titipan barang. Di tengah perjalanan antara Desa Babatan dan Desa Muara Danau, korban dihadang oleh pelaku yang tidak dikenal.

Pelaku bertindak beringas dengan memaksa merampas sepeda motor dan handphone merk Vivo Y03 milik korban. Meski korban sempat mempertahankan ponselnya, pelaku mengancam akan melukai tangan korban dan menendang paha kanan korban hingga terjatuh. Pelaku kemudian melarikan diri membawa barang jarahan, meninggalkan korban yang syok di lokasi kejadian.

Tak butuh waktu lama bagi kepolisian untuk mengidentifikasi pelaku. Pada Minggu (08/03/2026), Team Elang mendapatkan informasi keberadaan tersangka Jimi Suganda di Desa Muara Danau.

“Setelah melakukan penyelidikan intensif, anggota Unit Opsnal langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan berarti,” ujar Ipda Mohd Yulius Saputra.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah kotak handphone milik korban. Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolres Empat Lawang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 479 KUHPidana tentang Pencurian dengan Kekerasan. Pihak kepolisian menegaskan akan terus melengkapi administrasi penyidikan (Mindik) untuk segera melimpahkan berkas perkara ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

SADIS! Guru SMK Negeri 3 Empat Lawang Dikeroyok hingga dipukul di jalan umum.

EMPAT LAWANG,-  Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh tindak kekerasan yang tidak berperikemanusiaan. Seorang guru perempuan berinisial S, pengajar di SMK Negeri 3 Empat Lawang, menjadi korban penganiayaan brutal yang terjadi di Desa Padang Bindu, Kecamatan Pasemah Air Keruh, pada Minggu sore, 25 Januari 2026. Peristiwa bermula ketika korban mengendarai mobil dari Desa Padang Bindu menuju mesin ATM. Saat melintas di gang sempit menuju jalan raya, hampir terjadi senggolan dengan sepeda motor yang dikendarai oleh salah satu pelaku. Meski korban telah lebih dahulu melewati gorong-gorong sempit, pelaku justru mengambil posisi di tengah jalan dan melontarkan kata-kata kasar kepada korban. Untuk menghindari konflik, korban memilih melanjutkan perjalanan. Namun, saat dalam perjalanan pulang dari ATM, korban kembali dihadang di jalan oleh dua perempuan bersaudara kembar. Keduanya terlihat memegang batu dan memaksa korban menghentikan kendaraan. Mobil korban dipukul, korban diancam, d...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...