Langsung ke konten utama

Gaji Buta di Pemdes Megang Sakti V: Oknum Perangkat Desa Diduga "Makan Gaji" Tanpa Pernah Ngantor


MUSI RAWAS – Sumselinfo.com
Tata kelola pemerintahan Desa Megang Sakti V, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, kini berada di bawah sorotan tajam pasalnya dugaan ketidakprofesionalan mencuat setelah salah satu oknum staf urusan (Kaur) keuangan, Imawan Susanto, dituding mangkir dari tugasnya selama masa jabatan berjalan, namun tetap rutin menerima gaji penuh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber internal pemerintah desa, kehadiran Imawan di kantor desa dianggap sebagai fenomena langka. Ia disebut-sebut hanya menampakkan batang hidungnya pada hari-hari tertentu, terutama saat pembagian bantuan atau pencairan gaji.

"Dia tidak aktif masuk kerja. Kalau masuk itu biasanya cuma kalau mau ada bantuan atau pas gajian saja," ungkap seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Ketidakberanian pihak pemerintah desa untuk menegur tindakan indisipliner ini diduga kuat karena faktor balas budi politik. Imawan disebut-sebut merupakan bagian dari tim sukses (tim pemenangan) Kepala Desa terpilih pada pilkades lalu.

"Dia itu salah satu tim pemenangan Kades waktu pemilihan dulu, jadi kami tidak berani untuk menegur," lanjut sumber tersebut, menggambarkan adanya "kekebalan" posisi yang memicu kecemburuan sosial di antara perangkat desa lainnya.

Kekecewaan tidak hanya datang dari rekan kerja, tetapi juga merembet ke warga desa. Masyarakat menilai amanat sebagai pelayan publik telah dikhianati demi kepentingan pribadi dan kroni.

Seorang warga Megang Sakti V menyampaikan rasa mirisnya terhadap kondisi birokrasi di desanya.

"Kami di sini merasa kecewa dan berharap ada tindakan tegas dari Kepala Desa serta pihak terkait. Jangan sampai pelayanan masyarakat dikorbankan," ujarnya dengan nada lirih, Rabu (11/2/2026).

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat mendesak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas serta Camat Megang Sakti untuk turun tangan mengevaluasi kinerja perangkat desa tersebut. Kasus ini menjadi ujian bagi profesionalisme kepemimpinan Kepala Desa Megang Sakti V: apakah berani menegakkan aturan atau justru membiarkan praktik "gaji buta" ini terus berlanjut.(Red).

Advertisement

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...