Notification

×

Iklan Lptopt 728

320

468

Tag Terpopuler

Anggaran Makan MTQ Empat Lawang Diduga Dikorupsi: Peserta Keluhkan Nasi Dibatasi dan Snack Basi

Senin, 23 Februari 2026 | 11:04 WIB Last Updated 2026-02-23T04:04:32Z
    Bagikan Berita ini



EMPAT LAWANG,– Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kabupaten Empat Lawang yang seharusnya khidmat, justru diwarnai keluhan tak sedap dari para peserta. minggu 15 Februari 2026


Sejumlah rombongan kafilah mengaku merasa terzalimi
akibat minimnya fasilitas konsumsi
yang disediakan oleh pihak panitia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para peserta mengeluhkan adanya pembatasan jatah makan yang hanya dijatah untuk 50 orang per kecamatan. Ironisnya, saat peserta menanyakan perihal keterlambatan makanan, pihak panitia di lapangan justru berdalih harus menunggu kiriman nasi dari wilayah Pendopo.
"Ujo dibatasi cuma 50 peserta per kecamatan, itu pun lah nunggu lamo. Pas makanan datang, kawan-kawan lah banyak balik. Uji panitia nunggu nasi datang dari Pendopo kudai, alangke nemano," keluh salah satu sumber peserta dengan nada kecewa.

Tak hanya soal jumlah, kualitas makanan pun menjadi sorotan tajam. Menu yang diterima hanya berupa nasi telur atau nasi lele, di mana potongan lele pun dibagi dua. Mirisnya lagi, snack yang dibagikan kepada para peserta banyak yang sudah dalam kondisi tidak layak konsumsi alias basi.
"Nasinyo cuma nasi telok samo lele, lelenyo dipotong duo pulo. Snacknyo ado yang lah basi, bahaso kito 'bangai'. Alangke bangat setu kando," tambahnya.

Kondisi ini memicu kemarahan karena adanya informasi bahwa anggaran untuk konsumsi kegiatan MTQ ini mencapai angka Rp 150 juta. Para peserta merasa ada ketidaksesuaian yang mencolok antara anggaran yang fantastis dengan realita yang mereka terima di lapangan.

Menanggapi carut-marutnya manajemen konsumsi ini, aktivis di Empat Lawang mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan melakukan audit terhadap anggaran kegiatan MTQ tersebut.

Selain itu, desakan juga datang agar Bupati Empat Lawang segera mengevaluasi kinerja Kabag Kesra. Jabatan tersebut dinilai perlu penyegaran karena pejabat yang bersangkutan dianggap sudah terlalu lama menjabat sehingga muncul kesan "terlalu nyaman" yang berdampak pada buruknya pelayanan kegiatan keagamaan di Empat Lawang.

Sementara itu kabag Kesra Kabupaten Empat Lawang saat konfirmasi terkait anggaran konsumsi kegiatan MTQ terkesan mengulur waktu dan menyuru awak media melakukan konfirmasi di lain waktu.

" Wa,alaikumsalam.Siap silahkan konfirmasi dengan kami besok jam 11 temui kami di kantor," tulisnya

×
Berita Terbaru Update