Langsung ke konten utama

Bupati Empat Lawang Kenang Haji Halim Ali – Sosok Dermawan dengan Hati yang Selalu Terbuka untuk Umat



EMPAT LAWANG,- Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, turut menghadiri acara pemakaman almarhum Kemas Haji Abdul Halim Ali pada Jumat (23/1/2026), sekaligus mengantarkan jenazahnya menuju tempat peristirahatan terakhir di Taman Makam Jalan M Isa, Palembang.


Dalam momen penuh haru tersebut, Bupati Joncik mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam terhadap sosok yang ia sebut sebagai “saudara kita yang selalu siap membantu tanpa pamrih” bagi masyarakat Sumatera Selatan.

“Almarhum Haji Halim bukan hanya seorang dermawan – hati beliau seperti sumber air yang tak pernah kering untuk menyegarkan kehidupan orang lain. Meski tidak memilih jalan politik, tangan beliau selalu terbuka lebar untuk mendukung siapa saja yang membutuhkan, serta berbagai gerakan yang bermanfaat bagi daerah dan bangsa,” ucap Bupati dengan nada penuh penghormatan.

Beliau menambahkan bahwa almarhum adalah sosok yang memiliki bakat luar biasa di berbagai bidang – dari membantu usaha kecil menengah hingga menggerakkan program pemberdayaan masyarakat. Banyak tokoh muda di Empat Lawang yang pernah merasakan kebaikan beliau, baik dalam bentuk beasiswa pendidikan maupun modal usaha untuk membangun masa depan.

“Haji Halim hidup bukan untuk mencari pujian, tapi karena merasa perlu membantu saudara kita yang kesusahan. Dedikasi beliau untuk umat selalu diwujudkan dengan tindakan nyata yang hangat menyentuh hati,” jelas Joncik.

Meskipun tidak terjun langsung ke dunia politik, almarhum dikenal aktif memberikan masukan dan dukungan kepada berbagai partai politik yang fokus pada kemajuan daerah. Banyak program pembangunan yang mendapatkan dorongan dari ide dan bantuan beliau.

Pada akhir sambutannya, Bupati Joncik mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil teladan dari kehidupan almarhum. “Mari kita lanjutkan kebaikan yang beliau tinggalkan – jadilah orang yang tidak hanya peduli pada diri sendiri, tapi juga selalu siap memberikan kontribusi untuk sesama,” pungkasnya.

Acara pemakaman dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, pengusaha, serta perwakilan pemerintah dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, yang semuanya datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah banyak berkontribusi bagi negeri.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

SADIS! Guru SMK Negeri 3 Empat Lawang Dikeroyok hingga dipukul di jalan umum.

EMPAT LAWANG,-  Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh tindak kekerasan yang tidak berperikemanusiaan. Seorang guru perempuan berinisial S, pengajar di SMK Negeri 3 Empat Lawang, menjadi korban penganiayaan brutal yang terjadi di Desa Padang Bindu, Kecamatan Pasemah Air Keruh, pada Minggu sore, 25 Januari 2026. Peristiwa bermula ketika korban mengendarai mobil dari Desa Padang Bindu menuju mesin ATM. Saat melintas di gang sempit menuju jalan raya, hampir terjadi senggolan dengan sepeda motor yang dikendarai oleh salah satu pelaku. Meski korban telah lebih dahulu melewati gorong-gorong sempit, pelaku justru mengambil posisi di tengah jalan dan melontarkan kata-kata kasar kepada korban. Untuk menghindari konflik, korban memilih melanjutkan perjalanan. Namun, saat dalam perjalanan pulang dari ATM, korban kembali dihadang di jalan oleh dua perempuan bersaudara kembar. Keduanya terlihat memegang batu dan memaksa korban menghentikan kendaraan. Mobil korban dipukul, korban diancam, d...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...