EMPAT LAWANG – Musibah kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Landur, Kecamatan Pendopo Induk, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Minggu (10/8/2026).
Kobaran api membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Sejumlah rumah warga dilaporkan hangus terbakar, sementara beberapa bangunan lainnya mengalami kerusakan berat dan ringan.
Di tengah kondisi tersebut, Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad turun langsung menemui para korban. Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menyalurkan bantuan berupa uang tunai, sembako, dan selimut.
Bantuan tersebut turut melibatkan Ketua DPRD Empat Lawang dan Wakil Ketua DPRD Empat Lawang serta sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.
Di hadapan warga terdampak, Bupati Joncik Muhammad menyampaikan keprihatinannya dan meminta para korban tetap sabar menghadapi musibah.
Ia juga mendoakan agar masyarakat yang kehilangan harta benda diberikan kekuatan dan rezeki berlipat ganda untuk mengganti apa yang telah hilang akibat kebakaran.
Sementara itu, berdasarkan informasi sementara, sedikitnya 12 rumah dilaporkan hangus terbakar, sedangkan sejumlah rumah lainnya mengalami kerusakan berat dan ringan. Data final mengenai jumlah rumah terdampak masih dalam pendataan.
Petugas PLN juga masih melakukan penanganan terhadap jaringan listrik di lokasi. Warga turut membantu proses penanganan dengan peralatan seadanya.
Penyebab kebakaran sementara diduga akibat korsleting listrik. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Musibah ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.
Kini, harapan warga bukan hanya berhenti pada bantuan darurat, tetapi juga bagaimana proses pemulihan dan perhatian terhadap korban dapat terus berlanjut hingga mereka kembali memiliki tempat tinggal dan kehidupan yang layak.

