EMPAT LAWANG — Memasuki usia 25 tahun, Partai Demokrat kembali menegaskan komitmennya untuk tetap berdiri bersama rakyat. Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Partai Demokrat yang turut dihadiri Dr. Wulan Purnamasari bersama jajaran kader dan tokoh partai.
Bimtek tersebut mengusung tema “25 Tahun Demokrat Bersama Rakyat: Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, dan Menjaga Demokrasi.”
Bagi Dr. Wulan, seperempat abad perjalanan Partai Demokrat bukan sekadar angka maupun seremoni ulang tahun. Momentum tersebut harus menjadi titik evaluasi sekaligus pijakan untuk memperkuat perjuangan politik yang benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat.
“25 tahun bukan waktu yang singkat. Partai Demokrat tumbuh dan berkembang bersama rakyat, merasakan suka dan duka perjuangan demi Indonesia yang lebih baik,” ujar Dr. Wulan dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, tiga pesan utama dalam tema 25 tahun Demokrat harus diterjemahkan menjadi kerja nyata di tengah masyarakat, bukan berhenti pada slogan.
EKONOMI HARUS DIRASAKAN RAKYAT
Menurut Dr. Wulan, perjuangan memajukan ekonomi harus dimulai dari keberpihakan terhadap masyarakat yang masih menghadapi berbagai tekanan ekonomi.
Kader Demokrat, kata dia, harus memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah, pelaku UMKM, petani, serta masyarakat yang membutuhkan akses terhadap lapangan pekerjaan dan permodalan.
Pembangunan ekonomi juga dinilai tidak boleh hanya terkonsentrasi di pusat-pusat perkotaan, tetapi harus mampu membuka peluang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
KEADILAN TAK BOLEH TAJAM KE BAWAH
Pesan kedua yang ditekankan adalah penegakan keadilan.
Dr. Wulan menegaskan bahwa keadilan hukum, sosial, dan ekonomi harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan status, kekayaan maupun kekuasaan.
“Tidak boleh ada diskriminasi. Hukum harus ditegakkan secara adil dan tidak boleh berpihak kepada kekuasaan atau kekayaan tertentu,” tegasnya.
DEMOKRASI HARUS DIJAGA
Sementara itu, terkait demokrasi, Dr. Wulan mengingatkan seluruh kader agar ikut menjaga ruang demokrasi tetap sehat.
Menurutnya, polarisasi dan perpecahan harus dihindari. Kebebasan berpendapat harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab, sementara hak-hak masyarakat wajib dihormati.
Ia menilai demokrasi yang sehat membutuhkan partisipasi aktif masyarakat serta komitmen seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan.
“Kita adalah bagian dari rakyat. Semangat 25 tahun ke depan harus lebih kuat, lebih dekat, dan lebih bermanfaat bagi rakyat,” katanya.
Dr. Wulan berharap Bimtek tersebut tidak hanya menjadi forum peningkatan kapasitas kader, tetapi juga menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan memperkuat kerja politik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kegiatan Bimtek berlangsung dengan diskusi interaktif, penyampaian materi kebijakan partai, serta pembahasan program kerja yang diarahkan pada kebutuhan masyarakat.
Dengan usia seperempat abad, pesan yang dibawa Demokrat pun semakin jelas: kedekatan dengan rakyat harus dibuktikan melalui kerja nyata, keberpihakan, dan perjuangan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.