Langsung ke konten utama

Reses Di Desa Leban Jaya Amir Hamzah:Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

 



Musi Rawas, Sumselinfo.com

Dengan rasa antusias masyarakat Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri, menyerahkan aspirasi kepada anggota DPRD Musi Rawas, Amir Hamzah, saat melakukan reses tahap II di Desa Leban Jaya. Aspirasi yang disampaikan masyarakat antara lain terkait penyelesaian pembangunan Masjid Jami' Nurul Iman, keamanan dan ketertiban, serta perhatian pemerintah terhadap Usaha Kecil Menengah (UKM) di desa tersebut.


Dalam kesempatan tersebut, Amir Hamzah menyatakan siap berjuang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah. 


"Inshaallah saya akan sekuat tenaga berjuang untuk masyarakat Desa Leban Jaya," kata Amir Hamzah.


Khusus terkait pembangunan Masjid Jami' Nurul Iman, Amir Hamzah menyatakan akan mengusulkan penyelesaian pembangunan masjid tersebut kepada pemerintah.


"Mudah-mudahan jika tidak ada halangan, tahun ini kita usulkan penyelesaian pembangunan masjid Nurul Iman Desa Leban Jaya kepada pemerintah, agar tahun depan dapat segera diselesaikan," imbuh Amir Hamzah 


Selain itu, Amir Hamzah juga menegaskan akan membantu secara pribadi sebanyak 100 sak semen untuk pembangunan teras masjid.


"Saya berharap dengan adanya bantuan ini, pembangunan masjid dapat segera diselesaikan dan menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi masyarakat," tegas nya



Acara reses yang berlangsung di Balai Desa Leban Jaya ini dihadiri oleh Kades Leban Jaya, Pirdaus, Sekdes Yusmanto, Ketua BPD Memet, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda Desa Leban Jaya. Dengan adanya reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat dapat tersalurkan dan menjadi perhatian pemerintah.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...