Langsung ke konten utama

Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas Dengarkan Pidato Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih 2025-2030




Muara Beliti, Sumselinfo.com

Dewan Perwakilan Rakyat Dearah DPRD Kabupaten Musi Rawas gelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan pidato bupati Musi Rawas dan Wakil Bupati Musi Rawas masa jabatan 2025-2030.

 

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mura, Firdaus Cik Olah didampingi Waka II, Yani Yandika dan dihadiri 25 anggota DPRD Mura serta hadir langsung Bupati Mura, Hj.Ratna Machmud dan Wakil Bupati, H.Suprayitno, serta OPD di Lingkungan pemkab Musi Rawas.

 

Rapat paripurna ini berlangsung di ruang paripurna DPRD kabupaten Musi Rawas.

 

Dalam pidatonya Bupati Musi Rawas H Ratna Machmud menyampaikan, kepada para hadirin yang hadir pada Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas .

 

“Saya Hj Ratna Mahmud dan Bapak H Suprayitno telah dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas periode tahun 2025 sampai dengan 2030 ,”ujarnya.

 

Kami dan seluruh kepala daerah di Indonesia pelantikan ini menjadi momentum yang sangat istimewa dan bersejarah pertama kalinya pelantikan kepala daerah dilakukan langsung oleh presiden Republik Indonesia (RI), Bapak Prabowo Subianto di istana negara Jakarta.

 

“Momentum yang bersejarah juga kami lalui karena pertama kalinya di Indonesia kepala daerah yang baru dilantik, bukannya pulang ke daerah tapi justru kami langsung mengikuti retret di akademi militer magelang acara ini sangat bermanfaat dan memberi banyak pengetahuan sebagai bekas bagi kami dalam memimpin Kabupaten Musi Rawas ,” ucap Hj Ratna Mahmud.

 

Ditambahkannya, Walaupun cukup menguras tenaga dan pikiran namun Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan refleks dapat kami ikuti dengan baik.

 

Hadirin yang kami muliakan seluruh masyarakat Kabupaten Musi Rawa yang kami cintai dan kami banggakan kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh masyarakat kabupaten Musi Rawas yang telah melaksanakan proses demokrasi dengan aman dan damai. “Kami meyakini bahwa berkat ikhtiar yang telah kita lakukan serta doa-doa yang selalu kita panjatkan Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa menjaga proses demokrasi di Kabupaten Musi Rawas dan dengan mudahnya kami terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Musi Rawas suatu amalan yang sangat besar setelah diberikan kepada kami,” ujarnya.

 

“Untuk memimpin Kabupaten Musi Rawas 2025-2030. suatu amanah yang akan kami laksanakan dan akan kami pertanggungjawabkan baik di dunia maupun di akhirat ,”jelas Bupati Musi Rawas Hj Ratna Mahmud .

 

“Lanjutnya, Sebagaimana selalu kami sampaikan bahwa menjadi bupati dan wakil bupati bukanlah tujuan akhir kami tapi jabatan Bupati dan wakil Bupati merupakan alat bagi kami dalam berjuang untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat kabupaten Musi Rawas.

 

Oleh karena itu kami bertekad akan menjadi bupati dan wakil bupati yang akan melayani seluruh warga Musi Rawas baik yang memilih maupun yang tidak memilih saya akan tetapi saya layani dengan penuh hati dengan sepenuh hati,”katanya Bupati Musi Rawas.

 

Hadirin yang kami muliakan membangun Musi Rawas mari kita satukan langkah bulatkan tekad kuatkan semangat untuk mewujudkan Musi Rawas.

 

Yang maju mandiri bermartabat dan berkelanjutan mari kita saling bahu membahu bekerja keras dan saling menguatkan sesuai dengan semboyan lalu serasan sekatenan.

 

“Selama proses pemilihan kemarin pasti ada perbedaan pendapat perbedaan sudut pandang dan perbedaan pilihan kami harapkan lupakan masa-masa itu mari kita sambut masa yang akan datang masa di mana kita harus bersatu untuk membangun Musi Rawas yang maju mandiri bermartabat dan berkelanjutan,” Pungkas Bupati Musi Rawas. 

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...