Langsung ke konten utama

Bawa Nama Tuhan, HBA Ucapkan Terimakasih Beri Uang 15 Miliar Ke MK,

Judul: 
Empat Lawang - Calon Bupati Empat Lawang Budi Antoni Aljufri buka suara terkait kasus yang menimpa dirinya dan istrinta Suzanna sebagai tersangka kasus suap terhadap Akil Mochtar. 

Sebagaimana diketahui, Budi Antoni dan istri telah menyuap Akil Mochtar sebesar Rp15 miliar.

Dengan uang Rp15 miliar tersebut, Budi Antoni yang tadinya kalah versi KPU dengan Joncik Muhammad bisa membalikkan keadaan lewat putusan MK yang ia suap Ketua MK-nya.

Dalam video yang beredar di media sosial, pria yang akrab dengan panggilan HBA membantah bahwa ia melakukan suap terhadap Akil Mochtar.

Hal itu diungkapkan HBA saat berkampanye untuk mengambil hati masyarakat karena dia akan maju lagi di pilkada empat lawang setelah MK Mengabulkan permohonannya.

HBA menjelaskan bahwa uang suap Rp15 miliar merupakan tanda terima kasih kepada Akil Mochtar yang memenangkan dirinya, padahal saat itu ia kalah dari Joncik Muhammad.

HBA beralasan bahwa penyuapan itu seharusnya dilakukan di awal bukan di akhir. 

Bahkan, HBA dengan berani membawa-bawa nama Tuhan dalam kasus suap tersebut. 

Padahal hakim telah membuktikan dan memberikan vonis 4 tahun penjara kepada Budi Antoni.

Sedangkan istrinya Suzana Budi Antoni diputus 2 tahun penjara ditambah denda masing-masing Rp150 juta subsider 2 bulan kurungan karena dinilai terbukti menyuap.

Sebagaimana diketahui, Suzana yang mengantarkan uang suap tersebut untuk memenangkan suaminya.

Tidak hanya itu, HBA dan Suzana  juga dijerat karena memberi keterangan palsu saat menjadi saksi Akil Mochtar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

"Aku bukan suap, aku cuman ngenjuk tando terimo kasih (tepuk tangan). Aku demi Allah, kalau nyuap itu di pangkal bukan di ujung," 

"Betanyo mang abi, lah udem terimo kasih (ke MK), kelo mang kalau sudah selesai aku njuk. Selesai aku njuk," ucap HBA meyakinkan pemilihnya.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...