Langsung ke konten utama

Kadis PUPR Lubuk Linggau Bungkam Saat Dikonfirmasi Awak media Mengenai proyek Dana Hibah



Lubuk Linggau- Sumselinfo.com

Pemerintah Kota Lubuk Linggau pada tahun 2023 mengalokasikan anggaran sebesar Rp65,6 miliar untuk Belanja Hibah, dengan realisasi mencapai 87,12% atau Rp50,6 miliar. Dari anggaran tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memperoleh Rp30 miliar untuk belanja barang yang akan diserahkan kepada pemerintah pusat, organisasi kemasyarakatan, serta badan dan lembaga. Namun, realisasi anggaran Dinas PUPR hanya sebesar Rp17,5 miliar.


Hasil audit yang dilakukan oleh Inspektorat Kota Lubuk Linggau bersama dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pengawas, dan penyedia barang mengungkap adanya kekurangan volume pekerjaan pada empat paket proyek. Hal ini mengakibatkan kelebihan pembayaran sebesar Rp47,5 juta. Namun, kelebihan pembayaran tersebut telah ditindaklanjuti dengan penyetoran kembali ke Rekening Kas Umum Daerah. 


Selain itu, ditemukan beberapa masalah administratif dalam pengelolaan hibah ini. Persetujuan hibah untuk 18 paket pekerjaan baru disahkan pada tahun 2024, meskipun pekerjaannya sudah selesai pada tahun 2023. Keputusan Wali Kota yang menjadi dasar persetujuan hibah baru diterbitkan pada Januari 2024, melanggar Peraturan Wali Kota Lubuk Linggau Nomor 21 Tahun 2021.


Masalah lain adalah penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang baru dilakukan setelah proyek selesai, bukan pada awal pelaksanaan sebagaimana mestinya. Sebanyak 16 paket pekerjaan terindikasi melanggar aturan ini, meski pihak Dinas PUPR mengklaim bahwa aturan tersebut tidak secara tegas menyebutkan kewajiban penandatanganan NPHD di awal.


Awak media sudah berupaya menghubungi Achmad Asril Asri selaku kepala dinas PU PR kota lubuk Linggau pada tanggal 23 Agustus 2024 melalui Via WhatsApp namun dalam hal ini tidak mendapatkan jawaban klarifikasi dari kepala Dinas terkait.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...