Langsung ke konten utama

Dunia Goib Sudah Ikut Berpolitik, Seroang Kades Di Oku Timur Syarati Rumah Anggota DPRD Dengan Telor Angsa Busuk



OKU-TIMUR, - Tahun politik makin dekat, persaingan pun semakin ketat, berbagai cara para politikus untuk menjatuhkan lawan politiknya.


Kali ini terjadi perbuatan yang aneh, seorang kepala desa di Oku Timur yang berinisal SR bersama sopirnya dan salah satu dukun, pada malam hari tanggal 29 Oktober 2023 sekira pukul 07.30 wib berupaya meletakkan sarat yaitu 2 buah telur angsa busuk  yang bertuliskan nama anak dari Anggota DPRD Masrin Diana yang bernama Echa Indrasa yang juga merupakan salah satu calon anggota DPRD dari Partai Persatuan Kebangkitan Bangsa (PKB). 


Diketahui, Ketiga pelaku meletakkan telor angsa busuk tersebut, satu didepan rumah Anggota DPRD Masrin Diana dan satunya lagi di perapatan desa Kali Rejo Kecamatan Madang Suku ll.


Entah apa maksud dan tujuan ketiga pelaku dengan meletakkan telur angsa busuk tersebut , Yang jelas perbuatan tersebut membuat keluarga besar Anggota DPRD Masrin Diana merasa tidak nyaman. 


Beruntungnya kejadian tersebut di ketahui oleh warga sekitar, ke tiga pelaku langsung dikejar warga secara beramai-ramai dan di tangkap,


Setelah tertangkap oleh warga, ke tiga pelaku di bawa dan mediasi terlebih dahulu di balai desa Suka jadi, setelah di mediasi, untuk menghindari hal yang tidak di inginkan ke 3 pelaku langsung di serahkan warga ke Polsek Madang Suku ll.


belum ada keterangan resmi  motif dan tujuan ke 3 pelaku, yang pasti SR bersama sopir dan seorang dukun sedang di mintai keterangan dan di introgasi oleh pihak kepolisian Polsek Madang Suku ll yang di pimpin oleh Kapolsek IPTU Arfandi.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...