Langsung ke konten utama

VIRAL PENGANIAYAAN MEMBONGKAR DUGAAN PERSELINGKUHAN OKNUM SATPOL-PP PARUH WAKTU DI EMPAT LAWANG.



EMPAT LAWANG – Isu dugaan perselingkuhan yang melibatkan dua oknum pegawai paruh waktu di Dinas Satpol-PP dan Damkar di Kabupaten Empat Lawang mencuat ke publik. Kabar ini terungkap setelah terjadinya dugaan tindakan kekerasan yang dialami oleh Desmi Anita yang merupakan seorang rekan kerja oknum yang didugaan berselingkuh tersebut.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, TT (Oknum) yang diketahui masih memiliki suami sah ini merasa tidak senang karena dugan isu perselingkuhannya dengan AL (Oknum P3K di dinas Damkar) sampai ke telinga istri sahnya. 


Peristiwa berdarah tersebut bermula dari kecurigaan TT terhadap teman sekantornya. TT menuduh Desmi Anita telah membocorkan informasi mengenai dugaan hubungan gelapnya dengan rekan kerja saat mereka sedang menjalani dinas luar di Kota Palembang.


Kejadian bermula pada Rabu sore (sekira pukul 17.30 WIB). Desmi Anita diminta TT untuk datang ke rumahnya untuk memberikan penjelasan dan membuktikan bahwa dirinya bukan orang yang membocorkan isu tersebut.


Namun, setibanya di lokasi, Desmi Anita justru mendapatkan perlakuan kasar.


TT dilaporkan langsung mengunci pintu rumah dari dalam, menyekap korban agar tidak bisa melarikan diri. Tanpa basa-basi, TT mencoba menampar korban. Saat Desmi Anita berusaha menghindar, pelaku secara spontan mengambil toples di atas meja dan menghantamkannya ke arah kepala korban.


Akibat serangan mendadak tersebut, Desmi Anita mengalami luka robek yang cukup serius di bagian kepala sebelah kiri. Korban harus dilarikan ke rumah sakit terdekat dan mendapatkan tindakan medis berupa 5 jahitan pada luka di kepalanya.


Hingga berita ini diturunkan, kasus yang mencoreng citra instansi penegak perda di Kabupaten Empat Lawang tersebut menjadi perbincangan hangat di lingkungan kantor maupun masyarakat setempat.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...