Langsung ke konten utama

DPRD Gelar Rapat Paripurna Peringati HUT Musi Rawas Ke 83



MUSI RAWAS–Sumselinfo.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas menggelar Sidang Paripurna Istimewah, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Musi Rawas ke 83 Tahun.


Secara langsung, memimpin sidang Paripurna Ketua DPRD Musi Rawas Firdaus Cik Olah akrab disapa FCO. Dengan dihadiri langsung, Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, Bupati Wakil Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Mahmud-H. Suprayitno akrab dengan sapan Ramah Pro.


Turut juga hadir, Ketua TP. PKK Musi Rawas H. Novianto Gustam, Sekda Musi Rawas Ali Sadikin dan Sekwan DPRD Musi Rawas Elbaroma. Lalu, para Asisten Setda, Staf Alhi Bupati. Kemudian, seluruh kepala OPD Musi Rawas, Camat dan Kepala Desa Musi Rawas.


Begitpun, dihadiri peserta Khourum Sidang Paripurna seluruh 40 Anggota DPRD Musi Rawas. Begitupun dalam momentum, bertambahnya usia Musi Rawas dihadiri pula, Anggota DPR RI Fraksi PKB SN. Putra Prana Sohe, Walikota Lubuk Linggau Rahmat Hidayat, Plt Walikota Rejang Lebong, Hendri Praja. Kemudian, Kepala Dinas Pariwisata Sumsel Rudi Irawan.


Dalam kesempatanya, Ketua DPRD Musi Rawas,  Firdaus Cik Olah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kehadiran bapak Gubernur Sumsel H. Hermam Derus senang tiasa menyempatkan diri menghadiri, paripurna Istimewa peringatan HUT Kabupaten Musi Rawas ke 83 Tahun.


Dengan semangat kebersamaan, terutama peran serta jajaran pemerintahan esekutif dan legeslatif Kabupaten Musi Rawas. Sehingga, nantinya mampu menghadapi segala kendala dan tantangan dalam membangun daerah tercinta Kabupaten Musi Rawas yang bertambah usianya 83 Tahun.


“Ucapan terima kasih, teruntuk kehadiran Bapak Gubernur Sumsel.di Paripurna Istimewah peringatan hari jadi Ke 83 Tahun Kabupaten Musi Rawas. Sebagaimana, telah dilaporkan sekwa kehadirian Anggota DPRD Khourum maka sidang Paripurna bisa dimulai,” ungkap Firdaus Cik Olah


Sementara itu, Gubernur Herman Deru menyampaikan Kabupaten Musi Rawas yang merupakan satu dari tujuh kabupaten dan kota tertua di Sumatera Selatan. Yang mana, Musi Rawas sebagia daerah yang termasuk perkembangan.


Lebih lanjut, Herman Deru menambahkan Kabupaten Musi Rawas menunjukan perkembangan kemajuan. Hal ini, dilihat dari bernagai idikator yakni pembangunam yang menunjukkan tren positif, termasuk didukung Indeks Pembangunan Manusia (IPM).


“Dan juga didukung terjadinya penurunan angka kemiskinan. Namun demikian, pembangunan tetap harus dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas, mengingat keterbatasan anggaran dan luas wilayah Musi Rawas yang mencapai lebih dari 6.000 kilometer persegi,” jelas Politisi partai Nasional Demokrat (Nasdem) Sumsel ini.


Dari itu, ditambahkan pria akrab disapa HD bahwa drimya menaruh optimis kepada Kabupaten Musi Rawas yang dengan semangat dan sinergi yang terus terjalin. ‎

“Dan tentunya, akan mampu menjadi pemicu semangat mewujudkan Visis Misi yang dicanangkan Bupati Wakil Bupati Musi Rawas Ratna Mahmud dan Suprayitno. Kendati ditengah, kebijakan Efesiensi dari pemerintah pusat,” tegasnya.


Sementara dikatakan, Bupati Ratna Machmud menyampaikan bahwa saat ini bertambah usia 83 tahun Kabupaten Musi Rawas. Adapun, semuanya berdasarkan riwayat sejarahnya yang berawal dari penyatuan dua kewedanaan, yakni Musi Ulu dan Rawas pada 20 April 1943.


‎“Tema peringatan tahun ini adalah Musi Rawas MANTABKAN, Menuju Sumsel Maju Terus Untuk Semua, Indonesia Emas 2045. Tema ini menjadi semangat bersama dalam membangun daerah yang lebih maju,” jelasnya.


Ditambahkan Ratna Mahmud sapaan akrabnya, bahwa dirinya memaparkan sejumlah capaian prestasi daerah, di antaranya keberhasilan mempertahankan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan nilai “BB”, peningkatan reformasi birokrasi, serta raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama sembilan tahun berturut-turut.


“Selain itu, Musi Rawas turut meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, Juara I Paritrana Award tingkat Provinsi Sumatera Selatan, serta Juara II tingkat nasional dalam penyelenggaraan jalan dan jembatan,” tandasnya.


Meski demikian, Ratna Mahmud mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan, khususnya infrastruktur jalan di kawasan hutan yang terkendala perizinan dan keterbatasan anggaran.


“Untuk itu, ia berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam penyelesaiannya,” kata dia.


Tidak hanya itu, diulas Ratna Mahmud bahwa dari sisi makro pembangunan, dalam lima tahun terakhir pertumbuhan ekonomi meningkat dari 2,33 persen menjadi 4,75 persen. Pendapatan per kapita juga naik dari Rp51,2 juta menjadi Rp65,5 juta, sementara tingkat pengangguran menurun dari 2,78 persen menjadi 1,74 persen.


“Angka kemiskinan turut ditekan dari 13,89 persen menjadi 12,67 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 67,01 menjadi 71,92, serta indeks gini turun dari 0,280 menjadi 0,209,” bebernya.


Dan semuanya melalui momentum ini, dirinya selaku Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersatu, mendukung, dan mensukseskan program pembangunan.


“Yang mana, semua demi mewujudkan Musi Rawas maju, mandiri, bermartabat “Mantab” dan berkelanjutan,” tukasnya

Advertisement

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...