Langsung ke konten utama

Mengenang Sosok Dermawan, Bupati Empat Lawang dan Ketua DPRD Hadiri Peringatan 40 Hari Wafatnya Haji Halim



PALEMBANG – Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad, bersama Ketua DPRD Empat Lawang, Darli, S.H., M.H menghadiri acara tahlilan dan doa bersama memperingati 40 hari wafatnya tokoh masyarakat sekaligus pengusaha sukses Sumatera Selatan, Kemas Haji Abdul Halim Ali atau yang akrab disapa Haji Halim, pada Minggu 15 Maret 2026.


Acara yang berlangsung khidmat di kediaman almarhum, Jalan Dr. M. Isa, Palembang, ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, ulama besar, serta pejabat daerah lainnya.


Kehadiran pimpinan daerah Empat Lawang ini merupakan bentuk penghormatan terakhir dan apresiasi atas jasa-jasa almarhum semasa hidup.


Bupati Joncik Muhammad menyampaikan bahwa sosok Haji Halim bukan sekadar pengusaha sukses, melainkan tokoh pemersatu yang sangat peduli dengan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.


"Beliau adalah sosok teladan bagi kita semua, terutama dalam hal kedermawanan dan kedekatannya dengan para ulama," ujar Joncik dalam kesempatan tersebut.


Haji Halim meninggal dunia pada 22 Januari 2026 di usia 88 tahun setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Siti Fatimah Az-Zahra, Palembang. Semasa hidupnya, pemilik PT Sentosa Mulia Bahagia ini dikenal luas sebagai filantropis yang rutin memberikan zakat dan wakaf dalam jumlah besar, serta menjadi sosok pelindung bagi kerukunan umat beragama di Sumatera Selatan.


Peringatan 40 hari ini diisi dengan pembacaan surat Yasin, tahlil, dan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama. Ribuan jemaah turut memadati lokasi acara untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Advertisement

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...