Langsung ke konten utama

KACAU Anggaran SMPN 1 Saling Empat Lawang Capai Ratusan Juta, Harga Barang Dinilai Tak Masuk Akal



EMPAT LAWANG – Penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun anggaran 2025 di SMPN 1 Saling, Kabupaten Empat Lawang, kini menjadi sorotan tajam. Dana sebesar lebih dari Rp 356 juta diduga kuat tidak direalisasikan secara transparan dan terindikasi adanya praktik penggelembungan harga (mark-up) serta laporan fiktif.


Berdasarkan data Laporan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang berhasil dihimpun, ditemukan sejumlah kejanggalan pada harga pengadaan peralatan sekolah yang dinilai jauh melampaui harga pasar.


Beberapa item yang memicu kecurigaan di antaranya adalah pengadaan pengeras suara (TOA) yang dianggarkan sebesar Rp 1.750.000, baterai ukuran besar senilai Rp 690.000, serta pengadaan papan tulis dan kursi plastik yang masing-masing menelan biaya fantastis sebesar Rp 5.000.000.


Kejanggalan semakin menguat pada pos pengadaan bahan praktik pembelajaran dengan total anggaran Rp 12.600.000. Dalam laporan tersebut tercatat pembelian:

10 buah Bola Voli: Rp 4.800.000

4 buah Net Voli: Rp 3.200.000

12 buah Raket Badminton: Rp 3.600.000

10 tabung Shuttlecock: Rp 1.000.000

Namun, saat awak media melakukan investigasi di lapangan dan bertanya kepada sejumlah siswa, mereka mengaku tidak mengetahui adanya alat-alat olahraga baru tersebut. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar apakah barang-barang tersebut memang dibeli atau hanya sekadar "laporan di atas kertas" untuk mencairkan dana.


Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah SMPN 1 Saling belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media terkait rincian anggaran yang diduga tidak wajar tersebut tidak mendapatkan respon, seolah pihak sekolah memilih bungkam atas kegaduhan ini.


Merespon temuan ini, masyarakat dan insan pers mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) serta Inspektorat Kabupaten Empat Lawang untuk segera turun tangan.

"Kami meminta pihak terkait segera melakukan audit dan pemeriksaan fisik ke SMPN 1 Saling. Cocokkan laporan RKAS dengan barang yang ada di sekolah. Jika ditemukan kerugian negara, harus diproses sesuai hukum yang berlaku," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.


Transparansi Dana BOS sangat krusial demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Empat Lawang. Jika anggaran yang seharusnya untuk siswa justru diselewengkan, maka kualitas pendidikan di daerah tersebut terancam jalan di tempat.

Advertisement

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...