Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

KACAU Anggaran SMPN 1 Saling Empat Lawang Capai Ratusan Juta, Harga Barang Dinilai Tak Masuk Akal

EMPAT LAWANG – Penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun anggaran 2025 di SMPN 1 Saling, Kabupaten Empat Lawang, kini menjadi sorotan tajam. Dana sebesar lebih dari Rp 356 juta diduga kuat tidak direalisasikan secara transparan dan terindikasi adanya praktik penggelembungan harga (mark-up) serta laporan fiktif. Berdasarkan data Laporan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang berhasil dihimpun, ditemukan sejumlah kejanggalan pada harga pengadaan peralatan sekolah yang dinilai jauh melampaui harga pasar. Beberapa item yang memicu kecurigaan di antaranya adalah pengadaan pengeras suara (TOA) yang dianggarkan sebesar Rp 1.750.000, baterai ukuran besar senilai Rp 690.000, serta pengadaan papan tulis dan kursi plastik yang masing-masing menelan biaya fantastis sebesar Rp 5.000.000. Kejanggalan semakin menguat pada pos pengadaan bahan praktik pembelajaran dengan total anggaran Rp 12.600.000. Dalam laporan tersebut tercatat pembelian: 10 buah Bola Voli: ...

Rizky Kabalmay | Ketua Bidang Demokrasi dan Politik HMI Cabang Jakarta Selatan

Eskalasi konflik antara Iran dan sejumlah kekuatan Barat dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi Indonesia. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah disebut tidak lagi bersifat regional, melainkan memiliki dampak global, terutama terhadap harga energi dan stabilitas pasar keuangan. Ketua Bidang Demokrasi dan Politik HMI Cabang Jakarta Selatan, Rizky Kabalmay, mengatakan kenaikan harga minyak dunia akibat konflik tersebut dapat memberi tekanan terhadap perekonomian nasional. Menurut dia, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi dari kawasan Timur Tengah membuat setiap lonjakan harga minyak berdampak langsung pada inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah. “Konflik ini bukan hanya isu luar negeri. Dampaknya bisa terasa langsung pada ruang fiskal negara, subsidi energi, hingga daya beli masyarakat,” kata Rizky dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/3/26). Ia menjelaskan, peningkatan harga minyak global berpotensi memperbesar beban subsidi dan mempersempit...

Gudang BBM Ilegal di Tebing Tinggi Digerebek, Polres Empat Lawang Amankan Ribuan Liter Solar

EMPAT LAWANG, – Satreskrim Polres Empat Lawang melalui Unit Pidsus berhasil membongkar praktik dugaan penimbunan dan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Penggerebekan dilakukan di sebuah gudang yang berlokasi di Jalan Pembangunan Talang Banyu, Kelurahan Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, pada Sabtu (28/2/2026). Aksi sigap petugas ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima Kasat Reskrim sekitar pukul 11.00 WIB terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Tim Pidsus langsung bergerak melakukan penyelidikan lapangan. Di lokasi kejadian, petugas menemukan ribuan liter solar bersubsidi yang ditimbun. Selain itu, ditemukan pula cairan minyak berwarna putih yang diduga kuat akan dioplos menggunakan serbuk pewarna agar menyerupai Pertalite. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial H.T. (54) sekitar pukul 14.00 WIB.   Barang Bukti yang Disita: Sekitar 3.000 liter solar dalam tedmon. 1.560 liter solar da...

(BREAKING NEWS) Satu Keluarga di Empat Lawang Terserang DBD, Satu Anak Meninggal Dunia

EMPAT LAWANG – Kabar duka menyelimuti Kelurahan Pagar Tengah, Kecamatan Pendopo. Satu keluarga dilaporkan terserang wabah Demam Berdarah Dengue (DBD). ​ Korban Meninggal: Dinara Laika (7), putri kedua pasangan Nopran dan Suci Melica Sari, mengembuskan napas terakhir pada Rabu (25/2) setelah sempat dirujuk ke Palembang. ​ Kondisi Terkini: Dua anak lainnya, Ahmad Wafir (10) dan Azka Al Fahri (1), masih menjalani perawatan intensif di RSUD Empat Lawang karena kondisi trombosit yang terus menurun. ​ Kronologi: Gejala demam mulai menyerang keluarga ini sejak Minggu. Korban meninggal sempat mengalami gejala berat berupa kejang dan demam tinggi sebelum akhirnya dilarikan ke RS. ​Pihak keluarga dan tokoh masyarakat setempat kini mendesak Puskesmas Pendopo dan Dinas Kesehatan untuk segera melakukan tindakan nyata, seperti Fogging dan gerakan PSN (3M) , guna memutus mata rantai penularan di lingkungan sekitar agar tidak ada korban jiwa tambahan. ( Waton )