Langsung ke konten utama

Sorotan Tajam! Oknum BPD dan Perangkat Desa di Empat Lawang Rangkap Jabatan PPPK, Warga: "Cari Kerja Susah, Kami Butuh Perbaikan Sistem "



EMPAT LAWANG,– Isu banyaknya rangkap jabatan di lingkungan pemerintahan desa di Kabupaten Empat Lawang kembali mencuat dan memicu keresahan masyarakat.


Sejumlah oknum anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, hingga ketua RT/RW diduga kuat merangkap jabatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).


Praktik rangkap jabatan ini menuai keluhan pedas dari masyarakat, terutama para pencari kerja di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.


Di tengah sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan di Kabupaten Empat Lawang, monopoli jabatan oleh segelintir oknum dinilai mencederai rasa keadilan di kabupaten Empat Lawang.


"Sangat miris, banyak pemuda dan sarjana di Empat Lawang yang menganggur dan susah cari kerja. Sementara di desa, ada oknum yang sudah jadi BPD atau perangkat desa, tapi masih mengambil jatah PPPK. Ini namanya serakah dan menutup rezeki orang lain," ungkap seorang warga


Secara aturan, rangkap jabatan bagi penerima gaji dari keuangan negara (APBD/APBDes) seringkali menjadi perdebatan hukum. 


Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, perangkat desa dan BPD dilarang merangkap jabatan yang sumber gajinya sama-sama dari negara.


Selain masalah anggaran, rangkap jabatan dikhawatirkan membuat pelayanan publik di tingkat desa tidak maksimal. "Bagaimana mau fokus melayani warga kalau pagi harus bertugas sebagai PPPK di sekolah atau instansi, lalu sorenya harus mengurus desa? Pasti ada yang terbengkalai," tambahnya.


Masyarakat kini menaruh harapan besar kepada Bupati Empat Lawang dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) serta BKPSDM untuk melakukan audit dan penertiban administrasi secara menyeluruh. Warga meminta agar oknum yang merangkap jabatan diberikan pilihan tegas: mundur dari jabatan desa atau melepas status PPPK-nya.


"Kami butuh perbaikan sistem. Jangan sampai jabatan di desa hanya berputar di lingkaran itu-itu saja. Berikan kesempatan bagi warga lain yang berkompeten untuk bekerja dan mengabdi," tegas perwakilan masyarakat.


Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Empat Lawang untuk membuka data transparansi terkait daftar perangkat desa dan anggota BPD guna memastikan tidak ada lagi praktik "double job" yang merugikan keuangan daerah serta menutup peluang kerja bagi masyarakat luas.

Advertisement

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...