Langsung ke konten utama

Dugaan Pungli di Balik Razia Balap Liar, Oknum Anggota Polres Empat Lawang Disebut Minta Tebusan Rp1 Juta



EMPAT LAWANG – Unit Pidum Satreskrim Polres Empat Lawang melakukan penggerebekan aksi balap liar di jalan lintas Desa Ulak Dabuk, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang, pada Selasa (24/2/2026). Dalam operasi tersebut, beberapa unit sepeda motor berhasil diamankan petugas. 


Para peserta balap liar yang terjaring diketahui berasal dari beberapa desa tetangga, di antaranya Desa Ujung Alih, Desa Remantai, Desa Kemaang, dan Desa Canggu. Namun, di tengah upaya penertiban tersebut, muncul isu miring terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum kepolisian.


Seorang warga Desa Remantai mengungkapkan bahwa pihak keluarga diminta menyediakan uang sebesar Rp1.000.000 agar kendaraan yang disita dapat dikeluarkan segera dari Mapolres Empat Lawang.


Keponakan saya sendiri diminta uang Rp1.000.000. Setahu saya,ada tiga orang lainnya juga yang diminta nominal yang sama agar motornya bisa keluar malam ini,” ujar warga tersebut kepada awak media.


Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran informasi uang tebusan tersebut, Kanit Pidum Polres Empat Lawang enggan memberikan jawaban pasti melalui pesan singkat. Ia hanya mengarahkan awak media untuk datang langsung ke kantornya.

"Ke ruangan saya saja pak kalau mau datanya, saya tunggu ya brother," tulis Kanit Pidum dalam pesan singkatnya saat dikonfirmasi.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kapolres Empat Lawang terkait prosedur penyitaan kendaraan balap liar maupun dugaan permintaan uang tebusan yang dikeluhkan oleh warga tersebut.


Masyarakat berharap pihak kepolisian tetap bertindak tegas terhadap balap liar namun tetap sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku tanpa adanya pungutan tidak resmi.

Advertisement

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...