Langsung ke konten utama

Pernyataan Pamungkas Kasat Reskrim: "Adenan Adalah Amunisi Strategis, Bukan Sekadar Penambahan Personel"




MURATARA – Sumselinfo.com
Bergabungnya Brigpol Adenan Zuhri di jajaran Unit 2 Pidsus Satreskrim Polres Muratara memicu respons positif dan ekspektasi tinggi dari pimpinan tertinggi Reserse di wilayah tersebut. Kasat Reskrim Polres Muratara, IPTU Nasirin, S.H., M.H., dalam pernyataan resminya, memberikan ulasan mendalam mengenai signifikansi kehadiran personel dengan kualifikasi "langka" tersebut.

Menurut IPTU Nasirin, sosok Brigpol Adenan bukan sekadar personel tambahan secara administratif, melainkan sebuah aset strategis yang mampu mengubah dinamika penyidikan di lapangan.


IPTU Nasirin menyoroti rekam jejak Adenan yang mampu menyeimbangkan kecerdasan otak dengan ketangguhan fisik.

"Jarang kita temukan personel yang memiliki track record seimbang di dua kutub berbeda. Di satu sisi, Adenan adalah individu yang cerdas secara akademik—terbukti dengan predikat lulusan terbaik se-Kabupaten Musi Rawas. Namun di sisi lain, ia memiliki mentalitas 'tempur' yang ditempa di kawah candradimuka Batujajar dan Situ Lembang. Bagi saya, ini adalah kombinasi maut yang sangat dibutuhkan untuk memperkuat Unit Pidsus," ujar IPTU Nasirin.


Lebih jauh, Kasat Reskrim menekankan bahwa latar belakang Intelijen Brimob yang dimiliki Adenan akan menjadi "pisau bedah" yang sangat tajam dalam menguliti kasus-kasus pidana khusus yang bersifat kompleks.

"Kasus Pidsus (Pidana Khusus) itu musuhnya seringkali tidak terlihat, bersifat sistematis, dan membutuhkan ketelitian tingkat tinggi. Di sinilah naluri intelijen Adenan harus bermain. Saya ingin dia membawa budaya kerja Intelijen ke dalam proses penyidikan: bergerak senyap, mengumpulkan data dengan akurat, dan melakukan tindakan penegakan hukum yang tepat sasaran tanpa celah," tegas Kasat dengan nada penuh wibawa.

IPTU Nasirin juga mengungkapkan rasa bangganya memiliki tim yang diisi oleh orang-orang berdedikasi tinggi. Ia menegaskan bahwa prestasi individu harus menjadi inspirasi kolektif bagi seluruh anggota Satreskrim Polres Muratara lainnya.

"Kebanggaan saya sebagai Kasat adalah melihat anggota saya memiliki semangat untuk terus mengembangkan diri. Saya ingin prestasi Brigpol Adenan ini menjadi virus positif. Harapan saya jelas: dengan tim yang semakin solid dan berkualitas, stabilitas Kamtibmas di Kabupaten Muratara tidak hanya terjaga, tapi penegakan hukum kita juga semakin dipercaya masyarakat karena profesionalitasnya," tambahnya.

Pesan Penutup bagi Pelaku Kejahatan
Sebagai penutup, IPTU Nasirin memberikan peringatan keras yang menunjukkan komitmennya bersama personel baru tersebut.

"Kehadiran personel dengan rekam jejak luar biasa seperti Adenan adalah pesan bagi siapa saja yang berniat mengganggu hukum di Muratara. Kami tidak akan mundur selangkah pun. Dengan perkuatan baru ini, Satreskrim Polres Muratara akan bekerja lebih progresif, lebih tajam, dan lebih berani dalam membela hak-hak masyarakat serta menjaga wibawa institusi Polri," pungkas IPTU Nasirin.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

SADIS! Guru SMK Negeri 3 Empat Lawang Dikeroyok hingga dipukul di jalan umum.

EMPAT LAWANG,-  Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh tindak kekerasan yang tidak berperikemanusiaan. Seorang guru perempuan berinisial S, pengajar di SMK Negeri 3 Empat Lawang, menjadi korban penganiayaan brutal yang terjadi di Desa Padang Bindu, Kecamatan Pasemah Air Keruh, pada Minggu sore, 25 Januari 2026. Peristiwa bermula ketika korban mengendarai mobil dari Desa Padang Bindu menuju mesin ATM. Saat melintas di gang sempit menuju jalan raya, hampir terjadi senggolan dengan sepeda motor yang dikendarai oleh salah satu pelaku. Meski korban telah lebih dahulu melewati gorong-gorong sempit, pelaku justru mengambil posisi di tengah jalan dan melontarkan kata-kata kasar kepada korban. Untuk menghindari konflik, korban memilih melanjutkan perjalanan. Namun, saat dalam perjalanan pulang dari ATM, korban kembali dihadang di jalan oleh dua perempuan bersaudara kembar. Keduanya terlihat memegang batu dan memaksa korban menghentikan kendaraan. Mobil korban dipukul, korban diancam, d...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...