Langsung ke konten utama

BUPATI EMPAT LAWANG AUDIENSI KE BBWS WILAYAH VIII, BAHAS PENGELOLAAN AIR DAN PENANGANAN BANJIR



EMPAT LAWANG,- Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, melakukan kunjungan kerja dan audiensi ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Wilayah VIII untuk membahas strategi pengelolaan sumber daya air dan upaya pengendalian banjir yang berkelanjutan di Kabupaten Empat Lawang.


Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Kepala BBWS Wilayah VIII dan jajaran teknisnya, Bupati menyampaikan kekhawatiran terkait potensi banjir yang sering terjadi di beberapa wilayah kabupaten saat musim hujan. “Kita perlu kerja sama yang erat untuk mengantisipasi dampak buruk dari luapan sungai, terutama di daerah-daerah yang menjadi zona rawan banjir seperti Desa Air Kelinsar dan Dusun Gaung,” ujarnya.


Kepala BBWS Wilayah VIII menyambut baik komitmen Pemkab Empat Lawang dan menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun rencana revitalisasi saluran irigasi dan drainase di wilayah tersebut. Selain itu, juga akan dilakukan pemantauan ketinggian air sungai secara real-time untuk mempercepat tanggapan saat terjadi potensi banjir.


Dalam kesempatan ini, kedua pihak juga sepakat untuk melakukan kajian bersama terkait pembangunan bendungan kecil sebagai upaya penyangga dan pengendalian debit air sungai. Program ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan ketersediaan air untuk keperluan pertanian dan masyarakat.


Kita akan segera membentuk tim kerja bersama untuk menyusun rancangan detail dan mencari sumber dana yang sesuai. Pengelolaan sumber daya air yang baik adalah kunci untuk mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Empat Lawang,” tutup Bupati Jon Cik Muhammad. 

Advertisement

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...