Langsung ke konten utama

Impian Agrowisata Pak Asep Terancam Kandas: Petani Inovatif Musi Rawas Menjerit, Mana Uluran Tangan Pemerintah.


Musi Rawas,Sumselinfo.com
Keterbatasan modal tak memadamkan semangat inovasi seorang warga Kelurahan Selangit, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Dendi Jatmiko (Bapak Asep). Bermodal nekat dan dana pribadi, Dendi kini tengah merintis sebuah gebrakan di sektor perkebunan lokal dengan menanam bibit Kelapa Genjah Entok di lahan seluas hampir tiga hektar.

Tantangan di Tengah Keterbatasan
Lahan yang dulunya dipenuhi kelapa sawit yang sudah tua dan mati, kini disulap Dendi menjadi kebun harapan. Kelapa Genjah Entok dipilihnya karena dikenal memiliki keunggulan, yaitu mampu berbuah hanya dalam waktu tiga tahun, jauh lebih cepat dari kelapa biasa yang umumnya berbuah setelah delapan tahun.

"Di Musi Rawas sendiri belum ada perkebunan Kelapa Genjah Entok. Nanti bila berkembang, bisa membawa nama baik Kabupaten Musi Rawas," ujar Bapak Asep Begitu sapaan akrabnya kepada wartawan pada Jumat (7/11/2025).

Selain kelapa, Dendi juga mengembangkan komoditas lain seperti nanas, kopi, dan durian, serta berencana memanfaatkan anak sungai untuk dijadikan kolam ikan.


Jauh dari sekadar bercocok tanam, Dendi menyimpan cita-cita besar. Ia ingin mengubah perkebunannya, yang memiliki panorama alam bukit nan hijau, menjadi sebuah agrowisata—sebuah tempat rekreasi edukatif bagi warga Musi Rawas dan sekitarnya.

"Lokasi ini sangat cocok untuk dijadikan tempat rekreasi bagi anak sekolah dan keluarga bila jadi tempat agrowisata," tambahnya, optimis dengan potensi lokasi kebunnya yang strategis, tak jauh dari kantor kecamatan.


Namun, impian agrowisata itu kini terkendala modal. Dendi, yang memulai semuanya dengan kemandirian penuh, berharap upayanya ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.

Dengan usia kelapa yang baru berjalan empat bulan, uluran tangan pemerintah dinilai sangat krusial. Dendi secara terbuka memohon dukungan, terutama berupa bantuan bibit dan alat berat untuk pembukaan lahan, yang sangat dibutuhkan petani kecil sepertinya.

"Buk Bupati bantulah kami petani kecil. Bantulah kami ini bibit, alat berat untuk buka lahan, bila disalurkan itu sangat membantu sekali petani kecil seperti kami ini," seru Dendi kepada pemerintah daerah 

Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak Kecamatan yang mengunjungi atau memberikan apresiasi atas kemandirian dan inovasi warga Kelurahan Selangit ini, padahal lokasi kebunnya berada tak jauh dari kantor Kecamatan. Dendi berharap, inovasi perkebunan Kelapa Genjah Entok ini dapat menjadi pionir dan kebanggaan baru bagi sektor pertanian Kabupaten Musi Rawas.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...