Langsung ke konten utama

Polres Empat Lawang masih terus mengembangkan kasus perkelahian di Desa Lawang Agung Kec. Pasrah Air Keruh


Empat Lawang – Hampir dua pekan pasca-meninggalnya Dedi Firmansyah bin Angsori (33), penyidik Polres Empat Lawang baru menetapkan satu orang tersangka. Keluarga korban mendesak agar penyelidikan kasus penganiayaan di Desa Lawang Agung, Kecamatan Pasemah Air Keruh, ini dikembangkan, mengingat almarhum sebelum wafat sempat menyebutkan adanya keterlibatan lebih dari satu pelaku.

​Dedi Firmansyah meninggal pada Jumat, 26 September 2025, sekitar pukul 01.30 WIB. Kasus ini dipicu oleh pertikaian berdarah setelah korban meminta uangnya kembali karena merasa tertipu dalam jual beli motor. Perkelahian tersebut berakhir dengan luka parah yang menyebabkan kematian Dedi, sementara tersangka hanya dilaporkan mengalami luka ringan.

​Desakan Keluarga dan Kekhawatiran Unjuk Rasa

​Pihak keluarga meminta penyidik Polres Empat Lawang untuk tidak hanya mengandalkan satu tersangka. Mereka mendesak agar polisi aktif menggali keterangan dari masyarakat yang berada di lokasi kejadian, karena kesaksian warga yang sempat melerai perkelahian menguatkan pengakuan korban tentang keterlibatan banyak pelaku.

​Keluarga juga menyoroti status terduga pelaku lain yang kabarnya masih "diamankan dan dijaga ketat" meskipun belum ditetapkan sebagai tersangka.

​"Kami khawatir anggota keluarga yang masih muda tidak terkendali amarahnya. Situasi ini masih aman karena keluarga masih konsentrasi pada masa berkabung hingga empat puluh hari almarhum," ujar salah satu perwakilan keluarga korban, menyampaikan kekhawatiran akan potensi gejolak jika keadilan dirasa lambat.

​Respons Kepolisian: Tunggu Sinkronisasi Bukti

​Menanggapi desakan dari keluarga dan awak media, Kanit Pidum Polres Empat Lawang, Ipda Marwan Syarif, memastikan bahwa pengembangan penyelidikan kasus ini terus berjalan.

​"Kami masih akan menggali informasi di lapangan. Mengenai jumlah tersangka, kita tunggu kesinkronan antara keterangan saksi, barang bukti, dan hasil visum nanti," jelas Ipda Marwan di ruang kerjanya.

​Penjelasan kepolisian ini menegaskan bahwa proses penetapan tersangka baru akan dilakukan setelah semua alat bukti hukum terpenuhi dan saling menguatkan, sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...