Langsung ke konten utama

Tanpa Bantuan Pemerintah Dan Perusahaan Masjid Nurul Iman Tetap Lanjutkan Pembangunan

  


Musi tawas - Sumselinfo.com

Meskipun tidak adanya bantuan baik dari pemerintah daerah maupun perusahaan yang ada di sekitar tidak menyulutkan api semangat warga desa leban jaya kecamatan tuah negeri kebupaten musi rawas untuk melanjutkan pembangun Masjid Nurul Iman, yang mana telah di ketahui bahwa pembangunan Masjid tersebut hanyalah mengandalkan dana dari hasil sholawat dan sumbangan masyarakat desa setempat dan luar desa.

Keinginan warga untuk memiliki masjid yang memadai sebagai sarana peribadatan dan syiar agama Islam itu wajar, karena sejak Desa Leban Jaya terbentuk, desa itu khususnya yang berada di Dusun Lesing yang terdiri dari 5 Dusun hanya memiliki Satu masjid berukuran kecil, dan tak maksimal menampung ratusan warga, terutama saat melaksanakan Sholat Jumat, Sholat Idul Fitri dan Idul Adha.


Warga sangat antusias untuk memiliki masjid yang besar, yang bisa menampung ratusan warga. Apalagi posisi masjid ini berada di pinggir jalan lintas dan menjadi tempat strategis bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan dan singgah untuk melakukan ibadah.


Dengan memiliki masjid yang relatif besar ini, bisa juga digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial masyarakat lainnya.


Ketua panitia pembangunan Masjid Jami' Nurul Iman, Firmansyah membenarkan saat ini pihak panitia sedang berjibaku dan memutar otak untuk penyelesaian pembangunan masjid ini.


"Saat ini kami mengumpulkan dana dengan hanya mengandalkan uang sholawat dan infaq dari masyarakat," kata dia.


Firman menambahkan, pihaknya sudah pernah mengajukan proposal bantuan dana ke berbagai pihak, baik ke pemerintah kabupaten,dinas -dinas maupun pihak swasta seperti PT Evans Lestari sebuah perusahaan perkebunan yang ada di Desa Leban Jaya,tapi hasilnya zonk.


"Berangkat dari tekad dan keinginan seluruh masyarakat untuk memiliki masjid yang layak ,Kami nekat lanjutkan pembangunan meski dengan dana seadanya," katanya.


Beruntung pada 2023 lalu, ada aspirasi anggota DPRD Musi Rawas,Hendra Adi Kesuma, meski hanya cukup untuk pembangunan teralis jendela dan pintu pagar stanlis.Setidaknya bantuan tersebut membantu meringankan upaya kami dalam penggalangan dana.


"Makanya pada reses anggota DPRD Musi Rawas Amir Hamzah beberapa hari lalu, aspirasi seluruh masyarakat yang hadir dalam reses tersebut sepakat untuk memprioritaskan penyelesaian pembangunan masjid melalui pokok pikiran Pak Amir Hamzah yang Inshaallah pada APBD Perubahan 2026 nanti akan diperjuangkan," katanya.


Adapun pembangunan masjid yang ingin diselesaikan tersebut kata Firman, yakni pembangunan teras, pemasangan paving block halaman masjid, tempat parkir, menara, dan koridor menuju tempat wudhu yang diperkirakan membutuhkan dana kurang lebih sekitar Rp 700 juta.


Untuk percepatan penyelesaian pembangunan masjid tersebut, pihak panitia membuka open donasi bagi siapa saja yang ingin menyumbangkan hartanya untuk membantu pembangunan masjid tersebut.


Bantuan dapat disalurkan melalui rekening Masjid Nurul Iman, Bank BSI rekening nomor 7188805908, atau dapat langsung menghubungi panitia pembangunan Masjid.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...