Langsung ke konten utama

Bantu Masyarakat Polres Mura Bersama Polsek STL Ulu Trawas Dan Bulog 17 Ton Beras Habis Terjual




MUSI RAWAS- Sumselinfo.com
Masyarakat Kecamatan STL Ulu Terawas, Selangit dan Sumber harta, ikut merasakan manfaat dari harga beras murah dari upaya sinergitas Polres Musi Rawas (Mura), dan Polsek STL Ulu Terawas bersama Bulog Cabang Lubuklinggau, melalui, "Gerakan Pangan Murah" (GPM), Polri Untuk Masyarakat"

Kegiatan bentuk sosial kemanusian dan perekonomian melalui program GPM,digelar dihalaman depan Mapolsek STL Ulu Terawas, Kecamatan Terawas, Kabupaten Mura, Selasa (26/8/2025). 

Dan, tidak tanggung-tanggung sebanyak 17 ton disediakan untuk dijual kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau dari biasanya, ludes terjual hanya dengan waktu setengah hari (5 jam), diwilayah hukum Polsek Terawas Polres Mura.

Untuk diketahui Polres Mura bersama Polsek Tugumulyo 7,5 ton, Polsek Megang Sakti 20 ton dan Polsek STL Ulu Terawas 17 ton, artinya dengan jumlah total keseluruhan beras terjual melalui GPM sebanyak 44,5 ton.

Kegiatan GPM, dihadiri, diawasi, dipantau dan dikawal, Kapolres Mura, AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH, diwakili, Kasat Reskrim, AKP Ryan Tiantoro Putra S.TrK, SIK, CPHR, CBA, didampingi, Kapolsek STL Ulu Terawas, AKP Dedy Purnomo, Kasiwas, Iptu Suhendra, KBO Binmas, Jumar Bolivar SH, Kanit Pidsus, Ipda Niko Rosbarinto SH, MH dan Kanit Reskrim, Aiptu Asri.

Dalam kesempatan itu, Kasat Reskrim, AKP Ryan Tiantoro Putra S.TrK, SIK, CPHR, CBA, didampingi, Kapolsek STL Ulu Terawas, AKP Dedy Purnomo, hari ini kembali, melakukan GPM Polri Untuk Masyarakat, yang merupakan sinergitas Polres Mura dan Polsek STL Ulu Terawas bersama Bulog Cabang Lubuklinggau.

"Dan, untuk hari ini khusus diwilayah hukum Polsek Terawas, sebanyak 17 ton ludes terjual dalam waktu 5 jam/setengah hari," kata Kasat Reskrim didampingi Kapolsek Terawas.

Kasat Reskrim menjelaskan, dalam pelaksanaan kegiatan GPM, sebelum pelaksanaan, pelaksanaan hingga selesai pelaksanaan semuanya berjalan dengan aman, lancar, tertib dan kondusif.

"Selain itu kami menghimbau, kepada warga yang membeli beras untuk tidak menjual kembali beras yang dibeli, dilarang melakukan penimbunan dan para pembeli hanya boleh memberi dua sak/karung beras persatu orang pembeli," jelasnya

Senada disampaikan, Kapolsek STL Ulu Terawas, AKP Dedy Purnomo, pelaksanaan kegiatan GPM berjalan dengan aman, lancar, tertib dan kondusif di Mapolsek Terawas Polres Mura.

"saat pelaksanaan disambut baik masyarakat terlihat dari antusias untuk datang membeli, merasakan manfaat dari GPM berkat sinergitas Polres Mura dan Polsek STL Ulu Terawas bersama Bulog Cabang Lubuklinggau," kata Kapolsek

Kapolsek menjelaskan, kegiatan GPM tidak lain untuk mensukseskan program Bapak Presiden RI, Asta Cita, serta slogan Bapak Kapolri "Polri Untuk Masyarakat", dan menerapkan jargon Polisi BEDULUR REBORN Polres Mura dan Polsek STL Ulu Terawas.

"Dan, kita berharap semoga dengan adanya kegiatan ini sedikitnya bisa meringankan dan membantu masyarakat dalam pasokan pangan serta perekonomian masyarakat diwilayah hukum Polsek STL Ulu Terawas Polres Mura," ucap Kapolsek

Indah warga Kecamatan Terawas, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Polres Mura bersama Polsek Terawas dan Bulog Cabang Lubuklinggau, karena telah menyelenggarakan kegiatan ini.

"Jujur kami merasa terbantu, karena telah mendapatkan beras dengan harga yang murah, apalagi kami yang bisa dikatakan perekonomian rendah ini," akhirnya.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...