Langsung ke konten utama

Kabid Ketahanan Pangan Rahasiakan Kouta Beras Bulog SPHP Di Empat Lawang. ADA APA?



Empat Lawang,— Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan Kabupaten Empat Lawang Fafif Fortuna diduga merahasiakan jumlah kuota beras Bulog dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk wilayah tersebut setiap bulannya. 


Dugaan ini mencuat setelah sejumlah pihak, termasuk masyarakat, mengaku kesulitan mendapatkan informasi terkait distribusi dan alokasi beras SPHP yang seharusnya transparan.


Sejumlah warga menyampaikan keresahan atas kurangnya kejelasan mengenai jumlah beras yang dialokasikan untuk Kabupaten Empat Lawang. 


Padahal, program SPHP bertujuan untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan.


Sampai saat ini, kami tidak tahu berapa kuota beras SPHP yang diterima oleh Kabupaten Empat Lawang setiap bulannya. Informasi ini penting untuk memastikan distribusinya tepat sasaran,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.


Selain masyarakat, beberapa organisasi pemerhati pangan juga menyoroti minimnya transparansi dalam pengelolaan program ini. 


Mereka mendesak agar pemerintah daerah, khususnya pihak terkait, segera memberikan penjelasan kepada publik.


Transparansi sangat penting, terutama dalam program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Jika informasi seperti ini dirahasiakan, dikhawatirkan akan memunculkan dugaan penyimpangan atau ketidaktepatan sasaran dalam distribusi beras tersebut,” kata seorang aktivis di kabupaten Empat Lawang


Hingga berita ini diturunkan, Kabid Ketahanan Pangan Kabupaten Empat Lawang belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan ini. Upaya konfirmasi dari sejumlah awak media juga belum membuahkan hasil.


Masyarakat berharap pemerintah segera bertindak untuk memastikan program SPHP berjalan sesuai dengan tujuan awalnya, yaitu membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga pangan dan menjamin ketersediaan kebutuhan pokok, khususnya beras.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...