Langsung ke konten utama

Upaya meningkatkan Pelayanan Publik Dinkes Mura Gencar Sosialisasi ILP




Lubuk Linggau, Sumselinfo.com

Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik Dinas kesehatan (DINKES) kabupaten musi rawas gencar sosialisasi integrasi pelayanan primer ( ILP ) yang di ikuti oleh 19 puskesmas dan pihak terkait lainya, dimana kegiatan ini di langsungkan di ballroom hotel dewinda,Selasa (15/10/2024).


Di sela sela kegiatan Kepala Dinas kesehatan (KADINKES) Drg.Maya Kusuma Surya putri,MARS melalui Dr.arinanda Kurniawan Kabid pelayanan kesehatan ia mengatakan bahwa kegiatan sosial ILP merupakan pilar pertama yang di canangkan.


"Pada hari ini kita atau kami dinas kesehatan kabupaten musi rawas melaksanakan kegiatan sosialisasi integrasi pelayanan primer (ILP) yang mana kegiatan ini adalah merupakan pilar pertama transformasi bidang kesehatan yang di canangkan oleh bidang kesehatan ," ungkapnya.


Tak hanya itu Dr.ari begitu sapaan akrabnya juga menegaskan bahwa pada sosialisasi ILP akan ada lima klaster yang akan di tingkatkan.



"Dan disini ada sedikit dari pada alur perubahan pelayanan tingkat primer sebelumnya yang di mana pada ILP ini akan pelayanan siklus hidup yang akan ada 5 klaster yang pertama itu ada admistrasi dan management,yang kedua klaster mengenai kesehatan ibu dan anak klaster yang ketiga usia produktif yang ke empat usia lansia dan yang terakhir itu lintas klaster ," Tegas Arinanda


Kemudian dari pada itu Arinanda berharap  puskesmas yang sudah ditunjuk sebagai puskesmas ILP bisa mengimplementasikan.


"Yang Kami berharap setelah di selenggaranya ILP ini yang pertama Pemahaman teman teman puskesmas mengenai ILP itu bisa meningkatkan dan yang kedua agar bisa di implementasikan di puskesmas dan postu yang sudah di tunjuk bupati sebagai puskesmas ILP , "Tutupnya 


Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...