Langsung ke konten utama

Miris Mobil Operasional Puskesmas Muara Beliti Tidak Layak Pakai



Muara Beliti, Sumselinfo.com

Miris Kondisi mobil operasional Puskesmas Keliling di Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, memprihatinkan. Mobil yang seharusnya digunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan keliling ini terlihat tidak layak pakai dengan bagian karat yang menggerogoti hampir seluruh bodi kendaraan. Lebih parahnya lagi, mobil ini diketahui merupakan keluaran tahun 1992 dan sudah mati pajak sejak lama.


Ketidaklayakan mobil ini sangat bertolak belakang dengan program kesehatan yang digagas oleh Bupati Hj. Ratna Machmud. Sebagai calon petahana dalam pemilihan Bupati yang akan datang, visi misi Bupati Ratna dalam memperbaiki infrastruktur kesehatan tampaknya belum sepenuhnya terealisasi di lapangan.


Program unggulan yang ia canangkan, salah satunya adalah peningkatan layanan kesehatan, namun realita di lapangan menunjukkan fasilitas kesehatan yang tidak memadai, seperti yang terlihat dari kondisi mobil ini.


Mobil operasional yang rusak parah tersebut tidak hanya mencerminkan buruknya manajemen aset, tetapi juga menunjukkan ketidakseimbangan antara janji politik dan implementasi program nyata.


Bagaimana mungkin layanan kesehatan di tingkat kecamatan dapat berjalan optimal jika sarana pendukung, seperti kendaraan operasional, berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan?. 


Publik tentu menunggu bagaimana respons dari pemerintah daerah terkait persoalan ini, dan apakah janji-janji perbaikan sektor kesehatan yang digulirkan selama ini akan benar-benar diwujudkan.


Dengan kondisi seperti ini, masyarakat berhak mempertanyakan komitmen pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan warga, terutama di bidang kesehatan yang seharusnya menjadi prioritas utama.


Kendaraan yang tak layak pakai dan mati pajak ini hanyalah salah satu contoh dari banyak masalah infrastruktur di sektor kesehatan yang belum terselesaikan.


Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...