Langsung ke konten utama

Ribuan Masyarakat Musi Rawas Ikuti Deklarasi Akbar SUTHAN

 


Musi Rawas- Sumselinfo.com

Ribuan warga dari berbagai desa dan kalangan di Kabupaten Musi Rawas memadati lapangan Perumahan Green Garden, Kecamatan Muara Beliti, Kamis (29/8/2024), untuk menyaksikan deklarasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas, Hj. Suwarti, S.IP, dan H. Thamrin Hasan, MM, yang dikenal dengan sebutan "SUTHAN." Acara deklarasi ini berlangsung meriah dan penuh semangat, menjadi momentum penting dalam perjalanan pasangan ini menuju Pilkada Musi Rawas 2025-2030.


Deklarasi dimulai dengan pidato dari Hj. Suwarti yang menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan nyata di Musi Rawas. Dalam sambutannya, Suwarti menyoroti berbagai permasalahan yang selama ini dirasakan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, perizinan, pertanian, dan birokrasi.


"Jabatan PNS tidak ada duet-duet, tapi sesuai dengan pangkat dan ilmu. Saat ini kita mengalami kekurangan ribuan guru, sehingga para honorer akan kita angkat menjadi P3K. Selain itu, perizinan akan dipermudah, tidak lagi bertele-tele," ujar Suwarti dengan tegas, disambut tepuk tangan meriah dari warga yang hadir.


Suwarti juga menyoroti masalah irigasi yang sering dikeluhkan oleh para petani di Musi Rawas. Ia berjanji akan menyelesaikan masalah pasokan air yang tidak mencukupi, serta membenahi pengadaan bibit, pupuk, dan kebutuhan lainnya yang selama ini dianggap tidak transparan.


"Masalah irigasi yang membuat para petani tidak mendapatkan pasokan air yang cukup akan langsung kita selesaikan. Pengadaan bibit, pupuk, dan lainnya yang selama ini tidak benar akan kita benahi. Apapun permasalahan birokrasi yang ribet, akan kita benahi. Rakyat cukup telepon saya atau Pak Thamrin saja, kita buat semudah mungkin agar urusan tidak berbelit," tambah Suwarti. 


Deklarasi ini menjadi bukti antusiasme masyarakat Musi Rawas yang menginginkan perubahan. Mereka hadir dari berbagai pelosok desa, membawa harapan besar agar pasangan Suwarti-Thamrin dapat membawa perbaikan di berbagai sektor kehidupan.


Warga yang hadir mengaku terkesan dengan visi dan misi yang diusung oleh pasangan ini, yang dinilai sangat berpihak pada kepentingan rakyat.


"Sudah lama kami menginginkan perubahan, terutama dalam hal pelayanan publik yang lebih mudah dan tidak berbelit-belit. Kami berharap Ibu Suwarti dan Pak Thamrin bisa mewujudkan janji-janji mereka," ujar salah satu warga yang hadir dalam deklarasi tersebut.


Hal senada juga disampaikan Cawabup H Thamrin Hasan, yang menegaskan bahwa pasangan SUTHAN akan membangun dari Desa menuju Ibu kota dan mempersingkat segala birokrasi untuk memudahkan urusan masyarakat. 


"Kita menangkan SUTHAN mulai dari Desa, rapatkan barisan untuk perubahan di Musi Rawas.  Sesuai tagline kita yakni Musi Rawas Melawan, kita lawan berbagai permasalahan rakyat dan wujudkan penataan pemerintahan yang bijak dengan lawan dari perilaku-perilaku kotor," tutup Thamrin Hasan. 


Dengan dukungan ribuan masyarakat dan komitmen kuat dari pasangan Suwarti-Thamrin, deklarasi ini menandai langkah awal yang penuh harapan menuju Pilkada Musi Rawas 2025-2030. Pasangan ini optimis dapat meraih dukungan maksimal dan membawa perubahan positif bagi Kabupaten Musi Rawas.


Setelah Deklarasi pasangan SUTHAN segera menuju KPU untuk mendaftarkan diri menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas Periode 2025-20230.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...