Langsung ke konten utama

IKPM MUBA YK Soroti Kasus Korupsi ASN di Dinas PMD Musi Banyuasin



Masyarakat Musi Banyuasin kembali dihebohkan dengan kasus korupsi yang melibatkan seorang oknum ASN di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Rabu, 15 Mei 2024, menjadi hari yang kelam ketika inisial R, seorang pejabat, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi jaringan internet desa. Modus operandi yang digunakan adalah mark-up harga langganan internet desa, yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 27 miliar.


Ketua Umum IKPM MUBA YK, Muhammad Ramadhon, menyatakan bahwa korupsi di Kabupaten Musi Banyuasin bukanlah hal baru. "Kasus seperti ini sudah sering terjadi, dan bisa dibilang sudah membudaya dan mengakar," ujarnya dengan tegas. Ramadhon menambahkan bahwa kasus ini sangat memalukan dan kemungkinan besar masih banyak oknum lain yang terlibat.


IKPM MUBA YK mengapresiasi kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) yang telah bekerja keras mengusut tuntas kasus ini. Mereka berharap Kejati Sumsel akan terus berfokus pada pemberantasan korupsi hingga ke akar-akarnya. Ramadhon juga menyerukan agar Penjabat (PJ) Bupati Musi Banyuasin segera mengevaluasi dan menempatkan perangkat daerah yang benar-benar bisa menjalankan tugasnya dengan baik.


"PR besar bagi PJ Bupati MUBA untuk menentukan perangkat daerah yang mampu menjalankan tugas sebagaimana mestinya, sehingga tidak ada lagi pertunjukan kotor yang disuguhkan kepada masyarakat," tambah Ramadhon.


IKPM MUBA YK menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini. Mereka bertekad mengajak masyarakat untuk tetap menjadi pengawas pemerintah, memastikan bahwa cita-cita Musi Banyuasin bersih dari oknum yang hanya mementingkan diri sendiri dapat terwujud. Narasi ini bukan hanya seruan, tetapi juga harapan agar setiap individu di Musi Banyuasin dapat berpartisipasi aktif dalam mengontrol dan menjaga integritas pemerintah daerah mereka.


Dengan dukungan dan pengawasan masyarakat, diharapkan Musi Banyuasin akan mampu bangkit dan membersihkan diri dari praktik-praktik korupsi yang merugikan banyak pihak.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...