Langsung ke konten utama

HEBOH, Seorang Anggota DPRD Musi Banyuasin Ditangkap Bersama Wanita Didalam Hotel



SUMSELINFO.COM,- Kabar menghebohkan menerpa masyarakat di Musi Banyuasin (Muba).


Pasalnya, seorang oknum anggota DPRD Muba dari Partai Hanura dikabarkan ditangkap saat berduaan dengan wanita yang diketahui bukan istrinya saat berada di sebuah hotel di Palembang pada Jumat (21/6/2024).


Dikabarkan, wanita tersebut berstatus sebagai pegawai di Kabupaten Muba.


Keduanya diamankan oleh anggota polisi Polda Sumatera Selatan (Sumsel) yang melakukan razia.


Ketika coba dikonfirmasi mengenai kebenaran kabar yang viral tersebut melalui pesan singkat Whatsapp, oknum anggota DPRD tersebut belum memberikan jabawan terkait kabar tersebut. 


Sementara Ketua DPRD Muba, Sugondo menyebutkan bahwa dirinya telah mendapatkan informasi tersebut, namun ia belum memastikan kebenaran dari peristiwa tersebut. 


Permasalan ini kita serahkan kepada partai tempat yang bersangkutan.


"Kita serahkan kepada partainya dahulu, setelah ada keputusan dari partai baru kita bisa mengambil keputusan," ungkapnya.


Terpisah Ketua DPC Hanura, Rahman Senen menyebutkan pihaknya telah mengetahui informasi tersebut dari sejumlah dari media sosial dan anggota dewan lainnya.


Kendati begitu pihaknya saat ini pihaknya masih mencari kebenaran terkait berita yang sedang viral tersebut. 


"Saat ini saya masih cari kebenaran dengan yang bersangkutan, karena kita mencari informasi dari sumber secara langsung. Karena saat ini nomor handphone yang bersangkutan aktif tapi belum memberikan keterangan," kata Rahman, Minggu (23/6/2024).


Lanjutnya, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan besok untuk meminta keterangan secara pasti. 


"Besok aku mintak dia datang ke DPRD melalui istrinya. Kita tunggu saja besok,"ungkapnya.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...