Langsung ke konten utama

SMP N 1 Pendopo Barat Gunakan Anggaran Pemeliharaan Dan Pengembangan Perpustakaan Begitu Fantasi, Pengamat Minta APH Turun Langsung



EMPAT-LAWANG,- TAK MASUK AKAL, SMP N 1 Pendopo Barat, Empat Lawang, di tahun 2023 telah  menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah di tahap I mencapai anggaran Rp 49.060.000 ( Empat Puluh Sembilan Juta Enam Puluh Ribu Rupiah).


Tidak hanya itu, ternyata SMP N 1 Pendopo Barat juga menggunakan Dana Bantuan Oprasional Sekolah untuk Pengembangan Perpustakaan yang anggaran mencapai Rp 68.445.000 ( Enam Puluh Delapan Juta Empat Ratus Empat Puluh Lima Ribu Rupiah) 


Dengan anggaran-anggaran yang begitu besar, seorang pengamat pendidikan di kabupaten Empat Lawang angkat bicara, ia mempertanyakan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana di SMP N 1 Pendopo Barat serta Dana Pengembangan Perpustakaan yang begitu fantastis.


" Pemeliharaan apa itu, dan Pengembangan Perpustakaan macam apa, coba minta bukti poto atau dokumen pemeliharaannya itu kesekolah, tidak masuk akal karna anggaran yang di guna begitu besar." Ucap Defriyansa salah satu Pengamat Pendidikan


Defriyansa juga berharap kepada dinas terkait dan penegak hukum di kabupaten Empat Lawang untuk dapat turun ke sekolah tersebut untuk melakukan pengecekan agar tidak menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat.


" Dinas pendidikan dan Inspektorat kabupaten Empat Lawang atau APH harus turun ke sekolah itu, dan minta bukti Pemeliharaan dan Pengembangan Perpustakaan yang anggaran begitu besar, agar tidak menjadi polemik didunia pendidikan." Harap Defriyansa


Sementara itu, kepala sekolah SMP N 1 Pendopo Barat Empat Lawang saat dikonfirmasi awak media terkait bukti pemeliharaan Sarana dan prasarana di nomor 085367xxxxxx  belum membalas pesan awak media sampai berita ini ditayangkan.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...