Langsung ke konten utama

Anggota PP Meninggal Diduga Terbunuh, Ketua MPC Empat Lawang Minta Polres Lahat Berkerja Profesional

EMPAT-LAWANG,- Terkait wafatnya Junaidi yang merupakan anggota ormas Pemuda Pancasila kabupaten Empat Lawang, yang diduga dibunuh oleh seseorang di wilayah hukum Polres Lahat, tepatnya di Kikim Barat, pada Kamis 9 Mei 2024 sekira pukul 05:00 Wib.


Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Empat Lawang Hidayat Muhammad angkat bicara, ia berharap kepada pihak kepolisian Polres Lahat untuk segera menangkap pelaku, karna ia yakin pihak kepolisian Polres Lahat dapat berkerja secara profesional.


" Kami minta kepada pihak Kepolisian Polres Lahat untuk dapat segera mengungkap dan menangkap pelakunya, tidaklah kesulitan bagi pihak kepolisian Polres Lahat untuk cepat mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan saudara kami Junaidi, karena pihak kepolisian sangat profesional dalam menjalankan tugas – tugasnya." Ucap Hidayat


Diketahui pihak Kepolisian telah berhasil mengamankan salah satu rekan dari di duga pelaku, yang saat ini masih berstatus sebagai saksi karena masih dalam tahap proses pemeriksaan.


Hidayat Muhammad juga menyampaikan kepada seluruh anggota ormas Pemuda Pancasila untuk dapat tenang dan berkerja sama dengan pihak kepolisian dalam mengungkap keberadaan diduga pelaku tersebut.


" Mari kita berkerja sama dan dukung kawan – kawan pihak kepolisian Polres Lahat untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan adik kita Junaidi, dan buat rekan – rekan Pemuda Pancasila harap tenang karena masalah ini sudah ditangani pihak yang berwajib.” Harap Hidayat Muhammad Ketua MPC Pemuda Pancasila.


Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa penyebab motif terbunuhnya Junaidi, namun pihak kepolisian Polres Lahat masih mendalami.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...