Langsung ke konten utama

Difitnah Menutup Jalan, Ikel Bersama Kuasa Hukumnya Lapor Ke Polres Muratara



MUSIRAWAS, - Perna kita dengar soal fitnah lebih kejam dari pembunuhan, inilah yang mungkin di rasakan oleh Apika alias Ikel, warga Desa Suka Menag, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (15/3/2024) 


Baru-baru ini beredar pemberitaan yang diduga berisi fitnah yang ditayangkan oleh salah satu media online di Muratara, yang menuding Ikel caleg Nasdem terpilih melakukan penutupan jalan warga. Tidak hanya itu Ikel juga di tuding telah melakukan intimidasi kepada warga hingga terancam di laporkan ke ranah hukum.


Mirisnya lagi dalam pemberitaan yang beredar itu, oknum Kades Suka Menag mengatakan bahwa sudah melakukan 5 kali mediasi dengan saudara Ikel dan tidak menemui titik terang. 


Namun saat di konfirmasi, Apika alias Ikel caleg Nasdem itu dengan tegas membantah atas tudingan dirinya telah melakukan penutupan jalan dan intimidasi kepada warga. 


"Semua tuduhan itu tidar benar, saya tidak ada menutup akses jalan warga, itu Fitnah, " Ujarnya 


"Apa lagi sampai melakukan intimidas kepada masyarakat, itu sangat tidak mungkin."Terang Ikel. 


Ikel mengatakan, di atas lahan pribadi miliknya kini telah di jadikan lahan perkebunan kelapa sawit, tidak ada larangan untuk warga melintas di kebun milik saya, saat ini di lahan tersebut dibuatkan Steking dan Land Clearing, pada saat itu saya tidak di desa karena saya masi sibuk di luar guna mengikuti proses pemilu,"Ujarnya.



Terkait oknum Kades Suka Menang yang mengatakan dalam pemberitaan yang beredar, sudah melakukan 5 kali mediasi dengan saudara Ikel dan tidak menemui titik terang. Prihal ini juga di bantah oleh Ikel, menurutnya peryataan oknum kades Suka Menang itu sangat jelas diduga telah melakukan pembohongan publik. 


"Sama-sama kita ketahui, sudah sangat jelas oknum kades Suka Menang diduga telah melakukan pembohongan publik, saya tegaskan tidak perna satu kali pun diundang untuk mengadakan mediasi, yang di katakan oleh oknum kades itu di pemberitaan sudah Lima (5) kali."Ujar Ikel


Dari peristiwa ini Apika alias Ikel merasa sangat dirugikan karena dirinya telah di Fitnah secara Terang-terangan di muka publik. saat ini diketahui Ikel juga salah satu caleg terpilih partai Nasdem yang ikut berkompetisi di pemilu tahun ini, hingga membuat dirinya mendapat teguran dari pimpinan partainya. 


Lebih lanjut saat di sambangi awak media di kediamannya itu Ikel juga mengatakan, dirinya ikut nyaleg karena dorongan dari masyarakat, ketika terpilih menjadi DPRD saya berharap bisa mewakili suara masyarakat nantinya, agar saya bisa berbuat lebih banyak untuk masyarakat."Ujar ikel dengan mata berkaca kaca. 


Jadi tidak mungkin sambungnya, jika saya melakukan intimidasi dan menutup akses jalan ke kebun warga seperti yang telah di tuduh dalam pemberitaan tersebut, saya menduga kata Ikel, ini ada oknum yang sengaja memotori salah satu media online untuk menyebarkan berita fitnah ini ."Terangnya.


Lebih lanjut, Ikel bersama kuasa hukumnya Dian Burlian,S.H,.M.A. Mengambil sikap guna melaporkan peristiwa ini ke Polres Musi Rawas Utara (Muratara) agar kasus ini dapat di proses secara hukum.


Dian Burlian,S.H,.M.A.mengatakan hal yang sama, tidak ada larangan bagi warga melintas di lahan milik kliennya (Ikel -red) selama ini.


Dian Burlian sebagai kuasa hukum Sdr Ikel, sangat menyayangkan terkait pemberitaan yang menuding, menuduh kliennya ( Ikel-red ) bak seperti memponis, tanpa mengutamakan asas praduga tak bersalah."Kata Dian  


Saat di wawancara awak media Dian Burlian,S.H,.M.A., pertananyakan mana bukti bahwasanya klien kami (Ikel-red) dituding telah melakukan penutupan jalan dan intimidasi kepada warga yang di tuduh di pemberitaan itu, Jika hal ini tidak terbukti maka kami katakan ini adalah Fitnah. 


Tidak hanya itu dalam pemberitaan yang beredar oknum kades Suka Menag dengan lantang mengatakan, bahwa dia sudah melakukan mediasi sebanyak 5 kali dengan saudara Ikel, namun tidak menemui titik terang. 


Hal ini dibanta oleh klien kami ( Ikel-red ), dia tidak perna melakukan mediasi dengan pihak oknum kades Suka Menang, apa lagi sampai lima (5) kali seperti yang dikatakan dalam pemberitaan yang beredar. 


Melihat persoalan tersebut Dian Burlian menduga oknum kades Suka Menang memiliki niat jahat kepada klien kami (Ikel-red). Dengan sengaja diduga menyebarkan berita bohong di media online."Semoga apa yang menjadi dugaan kami ini salah Kata Dian. 


Percayalah walaupun Secepat apapun kebohongan berlari maka kebenaran akan selalu dapat mengejar dan mendahuluinya, ia berpesan walaupun kita di fitnah dan di perlakuan tidak baik oleh orang lain, kita tetap akan terus memperlakukan orang lain dengan baik, karena Allah bersama kita ."Kata Dian di akhir bincangnya dengan awak media (Tim) .

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...