Langsung ke konten utama

Pembangunan Madrasah Desa Pangkalan Terbengkalai, Camat Rawas Ulu Bungkam Saat Dimintai Penjelasan



MUSIRAWAS,- Proyek Bangunan Madrasah di Desa Pangkalan, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diduga mangkrak.


Disampaikan oleh salah satu warga sebut saja Gemoy (minta di samarkan namanya-red), mengatakan informasi proyek pembangunan Madrasah Desa Pangkalan tersebut, bersumber dari dana Plasma Desa Pangkalan tahun 2023 dengan anggaran ratusan juta rupiah. 12 Februari 2024


"Menururt informasi yang saya dengar proyek pembangunan gedung Madrasah ini, dibangun dari dana plasma Desa Pangkalan tahun 2023 dengan anggaran ratusan juta rupiah" Ujarnya


Lebih lanjut Gemoy mengatakan, kini pembangunan Madrasah Desa Pangkalan masih menjadi polemik dan pertanyaan, Anggaran Tahun 2023 telah selesai dilaksanakan, namun bangunan Madrasah Desa Pangkalan masih terbengkalai. 


"Masih terbengkalai, itu bangunan anggaran tahun 2023 atau tahun sebelumnya, dan pagu anggarannya kami sebagai masyarakat juga tidak mengetahui, karena tidak ada papan informasinya di lokasi bangunan ini," Ungkapnya kepada Wartawan (11/2) "Minggu sore.



Dalam pencarian fakta selanjutnya oleh Tim liputan Sumsel Info (awak media), telah mengkonfirmasi hal tersebut kepada Camat Rawas Ulu via Whatsapp namun belum ditanggapiditanggapi alias bungkam. 


Setelah melihat kembali dokumen-dokumen rapat Desa Pangkalan mengenai Perubahan RKPDes dan Perubahan APBDesa Tahun 2023 yang dilaksanakan pada tanggal 04 Desember 2023 ternyata rapat tersebut dihadiri oleh Camat Rawas Ulu dengan didampingi oleh stafnya Kasi PMD Kecamatan Rawas Ulu.


Pada pemberitaan sebelumnya oleh Media Online Detik TV Sumsel, diduga bahwa rapat tersebut bertentangan dengan Permendagri 20 Tahun 2018 bahwa Perubahan APBDes ditetapkan paling lambat bulan Oktober.


Selain itu, penganggaran pada Perubahan APBDes tersebut diduga hanya untuk menghabiskan dana plasma Desa dengan jumlah lebih kurang sebesar Rp531.331.166,- dengan kegiatan berupa pembayaran tambahan penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa dan BPD serta tambahan penghasilan lainnya.


Termasuk pembangunan fisik yang memang sudah diprediksi akan mangkrak sampai dengan habisnya masa tahun anggaran 2023 karena rapat untuk perubahan anggaran tersebut baru dilaksanakan pada akhir tahun di bulan Desember 2023.


Dari hal inilah, dapat diduga bahwa mangkraknya pembangunan fisik tersebut akibat dari perencanaan yang tidak matang dan cenderung dipaksakan dan dapat dimungkinkan bahwa dana pembangunan tersebut diduga telah habis. 


Namun saat di konfirmasi terkait Madrasah Pangkalan yang diduga mangkrak tersebut kepada camat Rawas Ulu Yusmadi, dia membanta atas informasi itu, menurut pak Camat Proyek Madrasah Pangkalan masih terus di kerjakan. 


"Informasi dari staf Kito kasi pmd, Awak suruh cek ke lapangan, Mase terus di kerjakan. " Ujarnya


Saat ditanyakan siapa yang bertanggung jawab atas proyek pembangunan Madrasah tersebut, mengingat kepala Desa Pangkalan An Adam suda berakhir masa jabatannya. 


Camat Rawas Ulu Yusmadi mengatakan, yang bertanggung jawab atas bangunan itu tentunya kades pada masa sewaktu penganggaran kades Adam. 


"Yo tentunya yg bertanggung jawab Kades pada waktu pengganggaran kades Adam lah, " Kata pak Camat. 


Selanjutnya tim jurnalis kami juga menayangkan terkait rapat Desa Pangkalan mengenai Perubahan RKPDes dan Perubahan APBDesa Tahun 2023 yang dilaksanakan pada tanggal 04 Desember 2023 


Bagaimana pak camat, Persoalan rapat yang bertentangan dengan Permendagri 20 tahun 2018. Namun Camat Rawas Ulu tidak menjawab alias bungkam terkait persoalan rapat tersebut, lalu ia memberikan nomor whatsapp mantan kepala Desa Pangkalan An Adam.


"Awak Enjuk Nomor WA Pak Kades Adam, "Ujar pak Camat. 

 

Sampai berita ini di tayangkan, An Adam Mantan kades Pangkalan, belum dapat di konfirmasi terkait proyek pembangunan Madrasah Desa Pangkalan yang diduga mangkrak itu. 


Namun Tim jurnalis Sumsel Info akan terus mencari Informasi, serta akan mewawancarai Kades Pangkalan terkait proyek pembangunan Madrasah yang bersumber dari PAD Desa tersebut, agar menjadi terang benderang.(Tim)

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...