Langsung ke konten utama

Masyarakat Pertanyakan Kasus Dugaan Pungli Di SMAN 1 Tebing Tinggi



EMPAT-LAWANG,- 
Masyarakat pertanyakan tindak lanjut kasus dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tebing Tinggi yang telah dilaporkan oleh salah satu ormas di Kabupaten Empat Lawang.


Diketahui, kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian oleh ormas tersebut akan tetapi sampai saat ini belum adanya tindak lanjut ataupun kabar yang jelas terkait kasus tersebut.


" Kami masyarakat Empat Lawang menantikan kelanjutan kasus tersebut, apakah benar atau tidak dugaan pungli tersebut", kata Din warga Empat Lawang.


Karena menurutnya, bukan kali pertama dirinya memantau berita laporan dugaan kasus pungli di Empat Lawang yang berujung tidak ada kejelasan.


" Setiap kali membaca berita terkait kasus pungli semua nya tidak ada kelanjutan dan kejelasan, jangan-jangan", ucapnya sembari memikirkan sesuatu 


Hal senada yang di ungkapkan Din, Eki juga menyampaikan hal yang serupa, bahwa setiap kasus pungli di Empat Lawang tidak ada kejelasan lebih lanjut.


" Bukan lagi rahasia umum, terkadangan kasus-kasus tersebut hanya dimanfaatkan oleh segelintiran oknum yang memanfaatkan kesempatan untuk meraup keuntungan", ujarnya


Oleh karena itu, ia meminta kepada aparat penegak hukum agar tidak memberikan ruang kapada oknum-okunum yang membuat laporan terkait pungli agar berdamai di tempat.


" Kami minta kepada aparat penegak hukum agar tidak memberikan ruang kepada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi agar berdamai ditempat, jika mendapatkan laporan dugaan pungli ditindak lanjuti sampai selesai agar masyarakat percaya kepada penegak hukum dalam menangani sebuah kasus," tukasnya. (SULTAN ISKANDAR

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...