Langsung ke konten utama

Dua Dari Tiga Pelaku Pencuri Di Desa Terusan Baru Berhasil Diamankan Polsek Tebing Tinggi

POTO SALAH SATU TERSANGKA


EMPAT-LAWANG,- Polsek Tebing Tinggi berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang melibatkan senjata tajam.


Berdasarkan laporan polisi LP/B/33/XI/2023/Polda Sumsel/Resort Empat Lawang/Sektor Tebing Tinggi tanggal 7 November 2023 dan LP/A/03/XI/2023/Polda Sumsel/Resort Empat Lawang/Sektor Tebing Tinggi tanggal 9 November 2023, kejadian terjadi di rumah Patima Susanti, Desa Terusan Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, pada Selasa, 7 November 2023, sekitar pukul 01.15 WIB.


Atas pristiwa pencurian tersebut, Patima Susanti mengalami kehilangan 2 tabung gas melon, 10 kilogram beras dan tas dengan kartu ATM BRI dan kartu ATM Mandiri serta uang tunai Rp. 4.000.000.


Dua dari Tiga tersangka yang berhasil diamankan adalah Irzan (31) dan Pandu Sepransa (17) , sementara satu tersangka lain, Angga (32), masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).


Kapolres Empat Lawang AKBP Helda Prayitno melalui Kasi Humas Polres Empat Lawang IPTU Salpia Wardi mengatakan penangkapan dilakukan pada Kamis, 9 November 2023, pukul 14.00 WIB, oleh Kapolsek Tebing Tinggi AKP Fauzi Saleh S.H., M.M., Kanit Reskrim Ipda Adin Riyanto S.E., dan anggota Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi.


“Selama penangkapan, Irzan didapati membawa senjata tajam jenis wali dengan panjang 28 cm. Barang bukti yang berhasil disita antara lain 1 tabung gas melon, jaket merah milik DPO Angga, rekaman CCTV bank Sumsel, buku tabungan Bank Sumsel dan BRI, rekening koran Bank Mandiri, serta senjata tajam jenis wali”, ungkapnya.


Tersangka kini dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dan Pasal 363 ayat (2) Jo 55/56 KUHPidana. (Pahum) 

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...