Langsung ke konten utama

PELAMAR TAK PUAS DENGAN HASIL SELEKSI CPNS DAN P3K, PANITIA BERIKAN PELUANG SANGGAHAN UNTUK PELAMAR


Diketahui sebanyak
945.404 orang yang ikut melamar formasi CPNS, Sementara itu, untuk pelamar PPPK Guru sebanyak 439.020 orang dan pelamar PPPK tenaga kesehatan sebanyak 388.145 serta pelamar PPPK tenaga teknis sebanyak 637.313.


Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat pelamar yang mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mencapai 2.409.882 orang.


Setelah pengumuman total peserta yang mengikuti seleksi CPNS,


Badan Kepegawaian Negara telah memberikan masa sanggah kepada para pelamar yang berlaku pada tangal 19 sampai 21 Oktober.


Masa ini diberikan bagi mereka yang tidak lolos verifikasi administrasi, SKD, maupun SKB.


Sanggahan dapat dilakukan oleh peserta melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) https://sscasn.bkn.go.id.


Pelamar hanya diberikan satu kali kesempatan sanggah.


Untuk melakukan pengajuan keberatan atau sanggahan, masing-masing pelamar dapat login ke akun SSCASN.


Bagi yang tidak lolos seleksi administrasi, nantinya akan ada pemberitahuan dan penjelasan alasannya pada halaman Resume Pendaftaran.


Pelamar kemudian dapat menekan tombol ajukan sanggah untuk mengisi formulir sanggah disertai alasan dan dokumen pendukung sebagai bukti.


Dalam menyampaikan sanggahan, pelamar harus menjelaskan kronologis atau alasan dengan benar dan realistis tanpa mengada-ada, Alasan sanggah juga harus sesuai dengan dokumen bukti yang diunggah. 


Instansi juga berhak untuk menerima atau menolak sanggah yang diajukan.


Perlu diketahui, masa sanggah yang diberikan bukan menjadi ajang dalam perbaikan dokumen atau kesalahan lain yang dilakukan oleh pelamar.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...