Langsung ke konten utama

CARI SEAFOOD JENIS KERANG DISUNGAI, ANAK 15 TAHUN DITERKAM BUAYA RAKSASA

BANYUASIN,- Tragedi mengerikan terjadi di Banyuasin ketika seorang remaja bernama Andri (15), yang berasal dari Desa Terusan Tengah, Kecamatan Sumber Marga Telang.


ia tewas setelah diterkam oleh buaya raksasa sepanjang 5 meter di Sungai Banyuasin (yang dikenal sebagai sarang elang), Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II pada Rabu 25 Oktober 2023 sekitar pukul 17.30 WIB.


Saat ditemukan korban telah meninggal dunia, dan evakuasi dilakukan oleh anggota TNI/Polri serta masyarakat setempat pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB, di lokasi kejadian.


Camat Banyuasin II, Riduan, saat dikonfirmasi mengenai pristiwa tersebut menyatakan bahwa korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. 


"Sudah dibawa ke rumah untuk dimakamkan," ujar Riduan.


Kapolres Banyuasin, AKBP Ferly Rosa Putra Sik, melalui Kapolsek Sungsang, Iptu Ricky Febriean, menjelaskan bahwa korban bersama orang tuanya, Yanto (38), berangkat dari Desa Terusan Tengah, Kecamatan Sumber Marga Telang.



Dia menuju perairan Sungai Banyuasin (sarang elang) Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, dengan tujuan mencari seafood jenis kerang.


"Mereka berangkat Rabu pagi menggunakan kapal jenis pompong merk "asal yakin" dengan ukuran panjang 8 meter dan lebar 3 meter, bersama dengan 12 saksi lainnya," katanya.



Sesampainya di lokasi kejadian, korban dan saksi-saksi lainnya menunggu air surut sekitar pukul 16.00 WIB.


Yanto bersama anaknya (korban) turun ke Sungai Banyuasin (sarang elang) untuk mencari seafood jenis kerang secara manual dengan tangan mereka sendiri.


"Setelah itu, dari arah dalam sungai, mereka terus bergerak ke arah muara Sungai Banyuasin (sarang elang)," ungkap Iptu Ricky Febriean.


Kemudian, korban mencoba menyeberangi anak sungai yang memiliki kedalaman sekitar 3 meter, tiba-tiba dari arah tengah sungai, buaya raksasa sepanjang 5 meter itu menyerang korban.


"Orang tua korban menyaksikan kejadian itu di depan matanya, begitu juga dengan dua saksi lainnya," tambahnya.


"Orang tua korban bersama dua saksi lainnya berusaha keras untuk menyelamatkan korban dengan menarik dan menendang buaya tersebut. Namun, upaya mereka sia-sia, dan buaya berhasil menarik korban ke dasar sungai," jelasnya.


Setelah itu, ayah korban dan dua saksi lainnya segera menuju Desa Sungsang untuk meminta bantuan dan melaporkan kejadian ini ke Pangkalan Sandar Dit Polair Polda Sumsel.


"Pencarian segera dilakukan, dan sekitar pukul 22.00 WIB, korban ditemukan telah meninggal dunia," pungkas Iptu Ricky Febriean.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...