Langsung ke konten utama

Karna Nark080y, Mantan Polisi Di Muratara Kini Ditangkap Polisi



MURATARA,- Seorang oknum yang diketahui merupakan anggota kepolisian asal Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, diamankan aparat di Kota Lubuklinggau lantaran diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkob4 Oknum tersebut berinisial P dengan pangkat terakhir Briptu.


Penangkapan dilakukan pada Kamis malam (15/1/2026) di wilayah Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau. Informasi penangkapan ini pun langsung menyita perhatian publik, mengingat yang bersangkutan berasal dari institusi penegak hukum.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi membenarkan adanya penangkapan terkait tindak pidana narkotika tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa oknum yang diamankan sejatinya sudah tidak lagi aktif sebagai anggota Polri.

Benar, kami mengamankan seseorang terkait dugaan tindak pidana narkob4. Yang bersangkutan sebelumnya merupakan anggota Polri,” ujar AKBP Adithia saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa Briptu P telah dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) oleh kesatuannya di Polres Muratara sejak tahun lalu.

Terkait yang bersangkutan, pada tahun sebelumnya sudah diputus PTDH oleh kesatuannya di Polres Muratara,” jelasnya.

Meski demikian, hingga kini pihak kepolisian belum mengungkap secara rinci jumlah maupun jenis barang bukti narkob4 yang diamankan. Hal tersebut dikarenakan proses penyelidikan masih terus berjalan.

Pernyataan senada disampaikan Kasi Humas Polres Muratara, Ipda Darussalam. Ia membenarkan bahwa nama Briptu P memang tercatat sebagai personel Polres Muratara, namun statusnya sudah dikenai PTDH meski belum dilaksanakan upacara resmi.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

SADIS! Guru SMK Negeri 3 Empat Lawang Dikeroyok hingga dipukul di jalan umum.

EMPAT LAWANG,-  Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh tindak kekerasan yang tidak berperikemanusiaan. Seorang guru perempuan berinisial S, pengajar di SMK Negeri 3 Empat Lawang, menjadi korban penganiayaan brutal yang terjadi di Desa Padang Bindu, Kecamatan Pasemah Air Keruh, pada Minggu sore, 25 Januari 2026. Peristiwa bermula ketika korban mengendarai mobil dari Desa Padang Bindu menuju mesin ATM. Saat melintas di gang sempit menuju jalan raya, hampir terjadi senggolan dengan sepeda motor yang dikendarai oleh salah satu pelaku. Meski korban telah lebih dahulu melewati gorong-gorong sempit, pelaku justru mengambil posisi di tengah jalan dan melontarkan kata-kata kasar kepada korban. Untuk menghindari konflik, korban memilih melanjutkan perjalanan. Namun, saat dalam perjalanan pulang dari ATM, korban kembali dihadang di jalan oleh dua perempuan bersaudara kembar. Keduanya terlihat memegang batu dan memaksa korban menghentikan kendaraan. Mobil korban dipukul, korban diancam, d...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...