LUBUKLINGGAU,- Warga Jalan Kenanga II Lintas, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, dikejutkan dengan insiden robohnya gapura ikonik kawasan tersebut pada Selasa (13/1). Ironisnya, bangunan yang menelan anggaran hampir Rp200 juta tersebut ambruk bukan karena hantaman kendaraan berat, melainkan hanya tersenggol oleh sebuah truk pengangkut kerupuk.
Kejadian ini mendadak viral setelah material gapura hancur berhamburan di tengah jalan lintas yang padat. Warga yang berada di lokasi kejadian mengaku geram sekaligus terheran-heran melihat rapuhnya konstruksi bangunan publik tersebut.
Konstruksi "Besi Kopong" Jadi Sorotan
Pasca-insiden, fakta mengejutkan terungkap di lapangan. Berdasarkan pengamatan warga dan dokumentasi di lokasi, struktur utama gapura tersebut diduga tidak menggunakan baja standar atau beton bertulang yang kokoh. Sebaliknya, bangunan tersebut tampak hanya ditopang oleh besi kopong atau material ringan yang tidak sebanding dengan nilai proyeknya.
"Kalau disentuh truk kerupuk saja ambruk, ini gapura atau mainan anak-anak?" sindir salah seorang warga yang melintas di lokasi.
Lampu Kuning Bagi Keamanan Publik
Robohnya gapura ini memicu kritik tajam terkait standar keamanan dan kualitas pengerjaan proyek pemerintah di Kota Lubuklinggau.
Mengingat posisinya yang berada di jalur lintas kendaraan besar seperti truk boks dan armada logistik,penggunaan material yang rapuh dianggap sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kemacetan panjang sempat terjadi di area Kenanga II Lintas selama proses evakuasi material bangunan.
Hingga berita ini diturunkan, warga mendesak pihak terkait dan dinas terkait untuk mengaudit pengerjaan gapura tersebut.
"Anggaran sebesar Rp200 juta dinilai sangat tidak masuk akal jika hanya menghasilkan bangunan yang "tumbang seperti kerupuk terkena air" Tegasnya
Masyarakat berharap adanya investigasi menyeluruh untuk memastikan apakah terdapat indikasi pemotongan spesifikasi material yang merugikan keuangan negara dan mengancam nyawa publik.
