Langsung ke konten utama

Pol PP Musi Rawas Awasi Kepatuhan Perusahaan

 




Musi Rawas, Sumselinfo.com

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Musi Rawas melaksanakan pengawasan rutin terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayahnya. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan daerah dan perundang-undangan yang berlaku.


Menurut Kepala Satpol PP Musi Rawas, Yudi Fachriansyah, yang disampaikan oleh penyidik kepegawaian Dedi Indrawan, pengawasan ini berfokus pada tiga hal utama:


 * Kepatuhan Administratif: Kelengkapan dokumen dan pembayaran pajak atau retribusi daerah.

 * Kesejahteraan Karyawan: Pemenuhan hak-hak pekerja, termasuk asuransi kesehatan dan jaminan ketenagakerjaan.

 * Tanggung Jawab Sosial (CSR): Pelaksanaan CSR sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2012.


Dari total 38 perusahaan yang terdata, Satpol PP telah memeriksa 18 perusahaan, dan 17 di antaranya dinilai cukup tertib.


"Hampir semua dari 17 perusahaan yang kami temui menunjukkan kepatuhan terhadap administrasi dan peraturan daerah," jelas Dedi.


Meskipun demikian, beberapa temuan masih dicatat, terutama terkait pajak tenaga listrik. Beberapa perusahaan mengaku belum membayar pajak listrik secara penuh, dengan alasan penggunaan mesin produksi yang fluktuatif. Bahkan, beberapa kasus menunjukkan tunggakan pajak hingga 5 sampai 10 tahun terakhir.


Untuk saat ini, Satpol PP masih memberikan kesempatan bagi perusahaan-perusahaan tersebut untuk melakukan perbaikan dan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD). Pengawasan serupa akan terus dilakukan dua kali dalam setahun, mencakup pemeriksaan uji limbah lingkungan, pajak, dan retribusi.


Dedi Indrawan juga menambahkan bahwa dalam penegakan hukum daerah, Satpol PP memiliki empat tahapan, yaitu sosialisasi, pengawasan, penegakan hukum, dan penindakan. Jika ditemukan pelanggaran berulang, Satpol PP akan memberikan rekomendasi penindakan kepada Bupati Musi Rawas untuk pengambilan keput

usan lebih lanjut.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...