Langsung ke konten utama

Ketidak sinkronisasian Laporan Keuangan Dinas DPMD Musi Rawas Mencapai 1 Milyar Lebih




Musi Rawas — Sumselinfo.com Berdasarkan buku rancangan perubahan Kebijakan Umum APBD Kabupaten Musi Rawas Tahun 2024, ditemukan adanya kenaikan anggaran pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Dalam tabel belanja daerah, diketahui bahwa pagu anggaran induk tahun 2024 semula sebesar Rp 9.461.198.113. Namun, pada perubahan APBD tahun 2024, angka tersebut bertambah menjadi Rp 11.501.464.205. Artinya, ada penambahan anggaran sebesar Rp 2.040.266.092 atau 21,6%. 


Menariknya, pada perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024, terlihat ketidaksinkronan. Pagu anggaran induk yang tercantum untuk DPMD sebesar Rp 10.635.982.141, berbeda dari angka pagu induk pada RPKU sebesar Rp.9.461.198.113.


Sehingga menjadi selisih anggaran yang dicatat mencapai Rp 1.174.784.028.


Berdasarkan informasi yang diperoleh, terdapat dugaan kuat adanya ketidakselarasan antara buku rancangan perubahan kebijakan umum APBD dengan RKPD Kabupaten Musi Rawas Tahun 2024. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi data anggaran pada perangkat daerah terkait.


Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai kegiatan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Musi Rawas. Di antaranya, perencanaan penganggaran dan evaluasi kinerja perangkat daerah sebesar Rp 90.900.000, administrasi keuangan perangkat daerah Rp 3.539.316.113, administrasi barang milik daerah Rp 25.508.000, administrasi umum perangkat daerah Rp 540.000.000, serta penyediaan jasa penunjang urusan pemerintah daerah senilai Rp 669.250.806. Selain itu, masih ada banyak lagi pos anggaran yang tercantum dalam rincian tersebut.


Pada Kamis, 17 Oktober 2024, tim media mencoba untuk mengkonfirmasi informasi ini secara langsung ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Namun, tim hanya berhasil bertemu dengan salah satu Kepala Bidang, Iwan Cahyadi, yang menyatakan dirinya tidak memiliki kompetensi atau kewenangan untuk menjawab pertanyaan media terkait anggaran tersebut.


"Nah itu aku dak kompeten untuk menjawabnyo, karena anggaran ado di bi bidang perencanaan. Dan wong nyo lagi diluar kantor," jelasnya secara singkat.


Meskipun demikian, media terus berusaha mendapatkan klarifikasi lebih lanjut dari DPMD terkait perbedaan data anggaran ini. Kejelasan dan transparansi mengenai perubahan anggaran yang signifikan ini sangat dinantikan oleh publik.

Postingan populer dari blog ini

Kepala Desa Padang Bindu Diduga Korupsi Dana Desa Besar-besaran, APH Harus Segera Bertindak

EMPAT LAWANG,-  Kepala Desa Padang Bindu kecamatan Pendopo Barat, kabupaten Empat Lawang Diduga kuat oleh masyarakat setempat lakukan korupsi Dana Desa besar-besaran, Hal itu karna dari laporan pengunaan dana desa pada tahun 2023 sampai 2024 diduga tak kunjung dikerjakan. Dikutip dari laporan pengunaan dana desa Pada tahun 2023 pemerintah desa Padang Bindu telah melaporkan pengunaan dana desa sebagai berikut : Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 117.800.300 Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 18.047.100 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 89.705.490 Keadaan Mendesak Rp 118.800.000 Tahun 2024 : Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 22.170.000 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Draina...

Wujudkan Generasi Emas 2045, Dapur SPPG F Trikoyo Musi Rawas Resmi Beroperasi: Fokus Gizi dan Ekonomi Lokal

MUSI RAWAS – Sumselinfo.com Komitmen nyata dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi nasional sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan resmi dimulai di Kabupaten Musi Rawas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Sumatera Selatan bersama Yayasan Subur Sakti Silampari melaksanakan soft launching dan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Kehadiran unit ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memastikan asupan gizi berkualitas bagi generasi muda sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Ketua Yayasan Subur Sakti Silampari, Reza Fahlevy, S.H., menegaskan bahwa operasional SPPG F Trikoyo dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, unit ini juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga. "Kami ...

Pro Rakyat Kerja Nyata, Bupati Terpilih H. Joncik Muhammad hapus Anggaran Mobil Dinasnya untuk Pelunasan BPJS

EMPAT LAWANG,  – Kepemimpinan pro rakyat kembali diperlihatkan oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad. Belum genap 100 hari menjabat, bupati yang juga dikenal sebagai Ketua KAGAMA Sumsel sekaligus Ketua KAHMI Sumsel ini sudah mengambil kebijakan penting dengan menghapus anggaran pengadaan mobil dinas untuk dirinya. Alih-alih menggunakan dana APBD untuk membeli kendaraan baru, Joncik lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk berkegiatan. Sementara itu, anggaran yang semula disiapkan untuk mobil dinas dialihkan untuk melunasi tunggakan BPJS masyarakat Empat Lawang serta memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit daerah.  Pada tahap awal, pemerintah kabupaten telah menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membayar kewajiban BPJS, sehingga ribuan warga bisa kembali aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pada bulan September ini seluruh kewajiban akan dituntaskan. “ yo benar, kita menghapus anggaran untuk mobil dinas baik bupati, wakil bupati maupun mobil pejabat yan...